Polemik Survei Pilkada Makassar, Ini Penjelasan Lengkap Polmark Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 06:13 WIB
loading...
Polemik Survei Pilkada...
Infografis hasil survei Polmark Indonesia untuk Pilkada Kota Makassar menjadi polemik. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
JAKARTA - Infografis hasil survei Polmark Indonesia untuk Pilkada Kota Makassar yang dibuat oleh pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) menjadi polemik.

(Baca juga: Dikepung Warga, Pencuri Pompa Air Lari ke Atap Rumah )

Dalam info grafis hasil survei tersebut, pihak Appi-Rahman menampilkan foto Founder dan CEO Polmark Indonesia Eep Saefulloh Fatah dan menyebut waktu survei yang tidak sesuai. Selain itu, hasil survei merupakan survei calon perseorangan, namun dibuat sebagai survei pasangan calon.

Polmark menilai bahwa infografis yang digunakan pasangan Appi-Rahman tidak benar. Polemik berujung pada berakhirnya kerja sama kedua belah pihak, hingga pemberitaan terkait polemik yang terus menggelinding.

Pihak Polmark Indonesia pun membuat pernyataan publik. Eep menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu, tepatnya Senin (14/9/2020), beredar pemberitaan menyangkut dirinya dan Polmark Indonesia berkaitan dengan keterlibatannya dalam Pilkada Kota Makassar 2020. Muatan pemberitaan-pemberitaan yang beredar, terutama di media online, dinilai hanya sepihak, satu sisi, dengan isi dan tendensi yang dinilai merugikan pihaknya.

(Baca juga: Mengingat Falsafah Kota, Pagi Ini Cimahi Gelar Kirab Budaya )

"Dengan sepenuh kesadaran, dengan penuh kesengajaan, kami tidak memberikan respon secara tergesa pada saat itu. Kami tidak ingin terlibat dalam polemik yang tak sehat, emosional dan tak dewasa. Selain itu, kami tak mau mengorientasikan diri pada masalah. Alih-alih, kami lebih senang mengorientasikan diri pada jalan keluar," kata Eep dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Namun, pihaknya juga tidak bisa membiarkan terjadinya ketidakadilan informasi serta ketidakseimbangan pemberitaan yang merugikan. "Untuk itu, kami merasa bahwa sekarang lah saat yang tepat untuk menegaskan sejumlah hal di bawah ini," tuturnya.

Dikatakan Eep, dalam rentang waktu sejak 14 September 2020 sampai saat ini, pihak Polmark Indonesia tidak pernah mengalami pengusiran dari Kota Makassar oleh pihak manapun.

"Mungkin saja ada pihak-pihak tertentu yang memiliki niat atau kehendak untuk melakukan pengusiran itu. Namun, faktanya, tak pernah terjadi pengusiran terhadap kami oleh siapapun," tuturnya.

(Baca juga: Bisa Dipenjara, Risma Dilaporkan ke Gubernur, DKPP, Bawaslu, dan Mendagri )

Sebagai pihak yang selalu berusaha memahami sistem hukum dan aturan di Indonesia, kata Eep, pihaknya tak akan tinggal diam jika ada pihak-pihak yang melakukan tindakan melawan dan melanggar hukum, termasuk dengan melakukan pengusiran kepadanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Baru Berusia Setahun,...
Baru Berusia Setahun, Polda Papua Barat Daya Diapresiasi Publik
Survei: 73% Publik Pernah...
Survei: 73% Publik Pernah Dengar Isu Ijazah Palsu Jokowi, Mayoritas Tak Percaya
Temuan Survei Kinerja...
Temuan Survei Kinerja Bupati Jember Gus Fawait: 80,7% Warga Puas
Debat Perdana, Maulan...
Debat Perdana, Maulan Aklil Janjikan 7.000 Lapangan Kerja hingga Pendidikan dan Kesehatan Gratis
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Rekomendasi
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Berita Terkini
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved