Karpet Serat Pohon Pisang Produksi Palembang Kini Mendunia

loading...
Karpet Serat Pohon Pisang Produksi Palembang Kini Mendunia
Karpet berbahan serat pohon pisang dari Palembang, kini mendunia. Foto/iNews TV/Bambang Irawan
PALEMBANG - Karpet produksi Palembang, Sumatera Selatan, kini mendunia. Produk kerajinan itu, mampu menembus pangsa pasar Amerika, dan Eropa. Bahkan, di tengah pandemi COVID-19 bengkel anyaman ini tidak satupun merumahkan pegawainya.

(Baca juga: Janda di Madina Ajak Anaknya yang Masih SMP untuk Jualan Ganja)

Bengkel anyam milik Djunaidi di Jalan Sukarela kilometer tujuh Palembang, terlihat puluhan pekerja larut dalam kesibukannya membuat karpet yang terbuat dari serat pohon pisang.

Mereka larut dengan berbagai peralatan yang dipegangnya, untuk menciptakan lembaran karpet yang indah. Para pekerja nampak sibuk dengan peralatan seperti alat tenun bukan mesin (ATBM), palu, paku, lem, dan gunting.



Karpet Serat Pohon Pisang Produksi Palembang Kini Mendunia


Serat pohon pisang yang digunakan, menurut pemilik bengkel anyam karpet serat pohon pisang, Djunaidi, khusus serat pohon pisang Abaca, alias Abaca Fiber, yang diimpor dari Filipina, dan Ekuador.

(Baca juga: 3 Anggota Satpol PP Kota Batam yang Peras Pengemis Jadi Tersangka)



"Serat pohon pisang Abaca ini sengaja kami pilih untuk bahan utama pembuatan karpet, karena memiliki kualitas yang bagus. Serat bisa tahan lama, sehingga karpet yang dihasilkan juga akan bagus," tuturnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top