Efektivitas Pembelajaran Daring di Makassar Diminta Dievaluasi
Senin, 19 Oktober 2020 - 19:59 WIB
loading...
Sejumlah murid sekolah dasar (SD) mengikuti belajar daring di sebuah gazebo yang memiliki jaringan wifi. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar , diminta untuk melakukan evaluasi sistem pembelajaran daring yang diterapkan selama pandemi COVID-19.
Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Masyarakat DPRD Kota Makassar , Al Hidayat Syamsu mengatakan, ada perbedaan signifikan antara pemebelajaran tatap muka dan daring , kecenderungan tersebut justru berpotensi menurunkan tingkat kompetensi belajar siswa.
Baca Juga: Fraksi PDIP Anggap Belum Saatnya DPRD Makassar Gunakan Hak Angket
"Responsibility pemerintah itu terkait efektivitas dan efesiensi dari modifikasi pembelajaran di sekolah masing-masing by online , intinya itu saja, ada tanggung jawab di sekolah masing-masing, jangan sampai dia udah naik ke kelas dua, sementara pembelajaran kelas satu dia tidak kuasai alias ketinggalan mata pelajaran," ujar legislator PDIP tersebut.
Dia melanjutkan bahwa, cukup banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan hal ini, modifikasi pembelajaran pendidik kata Hidayat, tidak optimal sampai ke masing-masing siswa, jika disdik masih tidak bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka maka konsekuensinya pemebelajaran daring harus bisa berjalan optimal.
Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Masyarakat DPRD Kota Makassar , Al Hidayat Syamsu mengatakan, ada perbedaan signifikan antara pemebelajaran tatap muka dan daring , kecenderungan tersebut justru berpotensi menurunkan tingkat kompetensi belajar siswa.
Baca Juga: Fraksi PDIP Anggap Belum Saatnya DPRD Makassar Gunakan Hak Angket
"Responsibility pemerintah itu terkait efektivitas dan efesiensi dari modifikasi pembelajaran di sekolah masing-masing by online , intinya itu saja, ada tanggung jawab di sekolah masing-masing, jangan sampai dia udah naik ke kelas dua, sementara pembelajaran kelas satu dia tidak kuasai alias ketinggalan mata pelajaran," ujar legislator PDIP tersebut.
Dia melanjutkan bahwa, cukup banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan hal ini, modifikasi pembelajaran pendidik kata Hidayat, tidak optimal sampai ke masing-masing siswa, jika disdik masih tidak bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka maka konsekuensinya pemebelajaran daring harus bisa berjalan optimal.
Lihat Juga :