2.000 Orang di Sleman Terjaring Operasi Protokol Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:33 WIB
loading...
2.000 Orang di Sleman...
Petugas sedang melakukan pendataanwarga yang melanggar protokol kesehatan COVID-19 di Sleman. Foto/Dok Satpol PP Sleman
A A A
SLEMAN - Warga Sleman banyak yang belum mematuhi penerapan protokol kesehatan COVID-19 , terutama soal pemakaian masker.

Terbukti sejak diberlakukannya Peraturan Bupati Sleman Nomor 37.1 Tahun 2020 tentang penerapan disipilin dan penegakkan hukum pengecahan COVID-19, tertanggal 18 Agustus 2020 hingga minggu ke tiga Oktober 2020, tercatat ada 2.000 warga yang terjaring saat diadakan operasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman. Jumlah itu mayoritas tidak mengenakan masker.

Plt Kepala Satpol PP Sleman Susmiarto mengatakan, kondisi tersebut maka terus dilakukan patroli penerapan protokol kesehatan. Termasuk melakukan koordinasi dengan berbagai dinas, baik dalam hal pengawasan maupun edukasi.

"Operasi itu sebagai bentuk edukasi, sosialisasi, pemantauan dan pengawasan, bukan untuk mencari kesalahan orang. Kalau ditemukan tidak pakai, selin akan diberi sanksi, juga kami kasih masker,” kata Susmiarto, Kamis (15/10/2020). (Baca juga: Rabu Pungkasan, Komunitas di Pekalongan Lakukan Cukur Amal)

Untuk itu, terus melakukan penyisiran dan patroli kepatuhan. Di dalam melakukan patroli tidak hanya menyasar di jalan raya, namun juga di pasar, tempat hiburan, perkantoran, pusat perbelanjaan dan yang lainnya. Bagi yang melanggar akan mendapat sanksi. (Baca juga: Lokasi TMMD Diserbu Badut-Badut Jalanan, Ada Apa?)

“Sanksi yang diberikan bervariasi. Mulai dari menghafalkan Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, menyapu, bahkan menghafalkan ayat Al-Quran. Untuk sanksi denda hingga saat ini belum diterapkan,” paparnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Keputusan Kejari Sleman...
Keputusan Kejari Sleman Menutup Perkara Hogi Minaya Dinilai Tepat
Sang Suami Dijadikan...
Sang Suami Dijadikan Tersangka Kasus Penjambret Tewas di Sleman, Istri Minta Keadilan
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved