Aksi Penolakan UU Cipta Kerja di Gejayan Hampir Ricuh
Selasa, 06 Oktober 2020 - 04:47 WIB
loading...
Aksi penolakan terhadap disahkannya UU Ciptaker terjadi di berbagai daerah. Di Yogya aksi nyaris ricuh. Foto : Ilustrasi
A
A
A
SLEMAN - Massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) menggelar aksi menolak penetapan rancangan undang-undang omnibus law cipta kerja (RUU Ciptaker) menjadi UU dalam rapat paripurna DPR, Senin (5/10/2020). Aksi tersebut dilakukan di pertigaan Colombo, Jalan Affandi, Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman , Senin (5/10/2020) malam.
Massa mulai memadati Simpang Tiga Kolombo menjelang petang. Massa kemudian melakukan aksi bakar ban dan membentuk barikade yang menutup jalan sembari berorasi.(Baca juga : Ngotot Sahkan RUU Cipta Kerja, Pemerintah dan DPR Tak Peka terhadap Penderitaan Rakyat )
Petugas kepolisian sempat berupaya meminta massa membubarkan diri karena sudah melampaui batas waktu yang ditentukan. Namun, massa memilih bertahan di lokasi.
Hal ini sempat memicu kemarahan warga sekitar. Sejumlah masyarakat menghampiri massa dan meminta mereka bubar agar kendaraan bisa kembali melintas.
Massa dan warga sempat bersitegang dan terlibat aksi saling berteriak. Namun, akhirnya massa mundur ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan membubarkan diri sekitar pukul 20.00 WIB.
Massa mulai memadati Simpang Tiga Kolombo menjelang petang. Massa kemudian melakukan aksi bakar ban dan membentuk barikade yang menutup jalan sembari berorasi.(Baca juga : Ngotot Sahkan RUU Cipta Kerja, Pemerintah dan DPR Tak Peka terhadap Penderitaan Rakyat )
Petugas kepolisian sempat berupaya meminta massa membubarkan diri karena sudah melampaui batas waktu yang ditentukan. Namun, massa memilih bertahan di lokasi.
Hal ini sempat memicu kemarahan warga sekitar. Sejumlah masyarakat menghampiri massa dan meminta mereka bubar agar kendaraan bisa kembali melintas.
Massa dan warga sempat bersitegang dan terlibat aksi saling berteriak. Namun, akhirnya massa mundur ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan membubarkan diri sekitar pukul 20.00 WIB.
Lihat Juga :