Semangati Korban PHK, BP Jamsostek Bandung Suci Lakukan Hal Ini

loading...
Semangati Korban PHK, BP Jamsostek Bandung Suci Lakukan Hal Ini
BP Jamsostek Bandung Suci menghadirkan musisi disabilitas untuk menghibur sekaligus mengajak peserta tetap optimistis menghadapi pandemi COVID-19. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Pandemi COVID-19 telah mengakibatkan banyak orang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah perusahaan tempatnya bekerja tak mampu lagi bertahan mengatasi dampak pandemi.

Sebagai lembaga negara yang bertugas memberikan jaminan ketenagakerjaan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada para pesertanya, termasuk yang menjadi korban PHK.

Tidak hanya dalam urusan klaim jaminan yang diberikan pasca-PHK, BP Jamsostek pun berupaya menyemangati para korban PHK, agar mampu bertahan di tengah kesulitan akibat pandemi COVID-19, seperti yang dilakukan BP Jamsostek Bandung Suci. (Baca: BP Jamsostek Kembali Serahkan 3,5 Rekening Pekerja, 362 Ribu Dari Jabar)

Dikemas melalui kegiatan Hari Pelanggan Nasional, BP Jamsostek Bandung Suci berupaya menghibur para peserta, khususnya yang menjadi korban PHK, agar tetap semangat di tengah kesulitan yang dialaminya.



Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Bandung Suci, Tidar Yanto Haroen mengatakan, pihaknya ingin memberikan pelayanan dan pengalaman berbeda kepada peserta dengan menggelar panggung hiburan yang menampilkan sejumlah musisi disabilitas.

Melalui lantunan musik yang mereka bawakan, lanjut Tidar, pihaknya ingin menularkan semangat tersebut kepada peserta BP Jamsostek, termasuk masyarakat Bandung, agar tetap optimistis dalam menghadapi segala masalah, cobaan, dan rintangan. "Kami paham, khususnya peserta yang saat ini berada di sini pasti sedang dalam kesusahan karena mengalami PHK. Kami ingin mereka tetap semangat," tegas Tidar.

Dalam kegiatan yang digelar Rabu (17/9/2020) kemarin itu, sejumlah musisi disabilitas membawakan alunan musik untuk menghibur sekaligus mengajak peserta, agar selalu semangat dan optimististis dalam menghadapi pandemi COVID-19. "Musisi disabilitas saja semangat, apalagi kita yang masih normal," ujar Tidar



Diakui Tidar, pandemi COVID-19 telah memaksa semua orang menjaga jarak dalam berinteraksi sosial. Namun, kata Tidar, tidak ada alasan untuk tetap produktif, seperti halnya yang dilakukan oleh musisi disabilitas. "Meski mereka mempunyai keterbatasan fisik, namun mereka memiliki semangat yang begitu besar dalam menatap masa depan," imbuhnya.

Tidak hanya menghadirkan musisi disabilitas, pihaknya juga mengadakan lomba "Tik Tok Challenge-Lapak Asik BP Jamsostek" yang diperuntukan bagi peserta BP Jamsostek se-Indonesia. Tik Tok Challenge sendiri menceritakan aktivitas kemudahan layanan Lapak Asik BP Jamsostek. "Bagi peserta yang beruntung akan mendapatkan hadiah menarik dari BP Jamsostek," katanya.

Tidar menambahkan, peringatan Hari Pelanggan Nasional 2020 yang mengangkat tema "Peduli di Masa Pandemi" dilaksanakan dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19. (Baca: Subsidi Upah, Jamsostek Sebut Ada 2,6 Juta Pekerja Aktif di Jabar)

Bahkan, selama kegiatan berlangsung, pihaknya juga ikut menyosialisasikan adaptasi kebiasaan baru atau new normal dan new spirit, seperti menjelaskan cara menggunakan masker yang baik dan benar. "Imbauan pemerintah untuk menerapkan 3M, yakni mamakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak harus kita terapkan," tandasnya.
(don)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top