Heboh di Garut Lambang Negara Diubah dan Buat Mata Uang Sendiri

Selasa, 08 September 2020 - 20:24 WIB
loading...
Heboh di Garut Lambang...
Pemkab Garut, Jawa Barat dibuat heboh adanya permohonan izin dari organisasi Kandang Wesi Tunggul Rahayu yang mengganti lambang negara Indonesia Garuda Pancasila. Foto iNews TV/Ii Solihin
A A A
GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut , Jawa Barat dibuat heboh adanya permohonan izin dari organisasi Kandang Wesi Tunggul Rahayu yang mengganti lambang negara Indonesia Garuda Pancasila dengan merubah kepala burung garuda menghadap ke depan dan diatas kepala terpasang mahkota. Selain itu juga ditambah kalimat Soenata Logawa pada semboyan bangsa Indonesia Bhinneka Tunggal Ika.
Heboh di Garut Lambang Negara Diubah dan Buat Mata Uang Sendiri

Bahkan organisasi inipun membuat mata uang sendiri dengan gambar pimpinan organisasi Mr Prof Ir Cakraningrat alias Sutarman. Tak hanya itu gelar Ketua Organisasi Kandang Wesi Tunggul Rahayu yaitu Mr Prof Ir Cakraningrat alias Sutarman diduga merupakan gelar palsu. (Baca: Gelapkan Uang Semen Rp1,7 M, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda)
Heboh di Garut Lambang Negara Diubah dan Buat Mata Uang Sendiri

Kepala Bakesbangpol Garut Wahyudijaya mengakui pihaknya memang kedatangan salah satu pengurus dari organisasi tersebut dan meminta Pemkab Garut untuk mencatat organisasi Kandang Wesi Tunggul Rahayu di Pemkab Garut.

Namun ketika ditanya mengenai izin dan legalitas ternyata mereka tak mengantongi legalitas apapun dan dibuat kaget saat memeriksa lambang organisasi tersebut berbentuk Garuda Pancasila yang diubah. (Bisa diklik: Anak 8 Tahun dan 1 Pasutri di Sumba Timur Positif COVID-19)

“Ini mereka belum ada proses perizinan yang dilakukan. Jangankan untuk izin atau surat dari Kemenkumham dan keterangan terdaftar dari Kemendagri serta akta notaris saja mereka ga punya. Utusan mereka datang hanya menyampaikan buku ini saja ke kami. Yang kami soal mengenai lambang negara Burung Garuda dengan kepalanya lurus dan bermahkota dan tulisan Bhinneka Tunggal Ika ditambah kalimat Soenata Logawa,” papar Wahyudijaya.

Untuk itu, kata dia, Bakesbangpol menyikapi persoalan ini secara hukum karena menyangkut ideologi bangsa dengan melakukan rapat tertutup di kantor Bakesbangpol Kabupaten Garut bersama unsur TNI- Polri dan juga Kejaksaan Negeri Garut.

“Ini sudah berproses secara bertahap secara hukum apakah ini ditemukan pelanggaran, ya kita tunggu saja ,” tandasnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Kementrans Perkuat Sinergi...
Kementrans Perkuat Sinergi Indonesia-Qatar untuk Pembangunan Sarana Pendidikan Terpadu di Rempang
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Diamati di Indonesia, Catat Waktunya
BMKG: 4.879 Gempa Terjadi...
BMKG: 4.879 Gempa Terjadi di Indonesia selama Januari 2026
Sukses Budidaya Sayuran,...
Sukses Budidaya Sayuran, Petani Milenial di Garut Edukasi Generasi Muda via Konten Digital
Kronologi Pesawat Saudi...
Kronologi Pesawat Saudi Tujuan Indonesia Kembali Terima Ancaman Bom
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Rekomendasi
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Berita Terkini
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved