Asal Mula Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Lahir dari Disharmoni Kerajaan Majapahit
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 07:09 WIB
loading...
Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang tertulis pada lambang negara Indonesia warisan Kerajaan Majapahit. Foto/Istimewa
A
A
A
Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang tertulis pada lambang negara Indonesia warisan Kerajaan Majapahit. Semboyan ini menyimbolkan keberagaman budaya, suku, agama, dan ras di Indonesia yang menginjak usia 79 tahun kemerdekaannya.
Tapi sejatinya semboyan Bhinneka Tunggal Ika muncul pertama kali dari konsep keagamaan baru di era Kerajaan Majapahit usai hubungan kurang harmonis dari agama yang ada. Pencetusnya adalah Mpu Tantular pujangga yang terkenal dengan karya - karya sastranya.
Konon saat itu memang ada permasalahan agama yang dihadapi Kerajaan Majapahit. Dimana awalnya hubungan agama Hindu Siwa dan Buddha Mahayana memang cukup harmonis dan berdampingan.
Baca Juga: Kisah WR Supratman Ciptakan Lagu Indonesia Raya, Pahlawan Nasional Penyuka Musik Jazz
Namun saat pemerintahan Majapahit waktu itu masih jelas bahwa kedua agama itu terpisah satu dari yang lain.
Dikutip dari “700 Tahun Majapahit Suatu Bunga Rampai” usai terpisah dan mengalami kerenggangan hubungan, masing-masing agama mempunyai candi yang berbeda dan terpisah, bahkan mempunyai arca-arca pemujaan yang dapat dibedakan dengan jelas satu sama lain.
Tapi sejatinya semboyan Bhinneka Tunggal Ika muncul pertama kali dari konsep keagamaan baru di era Kerajaan Majapahit usai hubungan kurang harmonis dari agama yang ada. Pencetusnya adalah Mpu Tantular pujangga yang terkenal dengan karya - karya sastranya.
Konon saat itu memang ada permasalahan agama yang dihadapi Kerajaan Majapahit. Dimana awalnya hubungan agama Hindu Siwa dan Buddha Mahayana memang cukup harmonis dan berdampingan.
Baca Juga: Kisah WR Supratman Ciptakan Lagu Indonesia Raya, Pahlawan Nasional Penyuka Musik Jazz
Namun saat pemerintahan Majapahit waktu itu masih jelas bahwa kedua agama itu terpisah satu dari yang lain.
Dikutip dari “700 Tahun Majapahit Suatu Bunga Rampai” usai terpisah dan mengalami kerenggangan hubungan, masing-masing agama mempunyai candi yang berbeda dan terpisah, bahkan mempunyai arca-arca pemujaan yang dapat dibedakan dengan jelas satu sama lain.
Lihat Juga :