Cerita Para Pelaku UKM Semarang Bertahan di Masa Pandemi COVID-19

Senin, 07 September 2020 - 06:40 WIB
loading...
Cerita Para Pelaku UKM...
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh mengunjungi UKM Super Roti Bekatul di Jalan Fatmawati, Semarang. Foto/Ist.
A A A
SEMARANG - Bertahan hidup tanpa mengurangi karyawan menjadi sebuah tantangan besar yang dihadapi oleh para pelaku usaha di masa pandemi COVID-19. Ketika beberapa usaha makro banyak merumahkan karyawan, usaha kecil dan menengah ( UKM ) justru muncul dengan seni bertahan yang dimilikinya tanpa pengurangan karyawan.

Nah, seni bertahan ala UKM itu tentu memiliki kunci, di antaranya terus berinovasi, pantang menyerah, dan bekerja dari hati. (Baca juga: Calon Patahana Tebar Sindiran untuk Artis dan Ustadz Abdul Somad )

Kunci-kunci itu diperlihatkan oleh beberapa UKM yang disambangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Minggu (6/9/2020). Di antaranya UKM Rajutan Nyonya, UKM Super Roti yang memproduksi Roti Bekatul, dan UKM Anindya Batik. Ketiganya memiliki perbedaan dan kesamaan dalam hal bertahan di tengah pandemi.

UKM Rajutan Nyonya milik Ratih Setya mampu bertahan setelah berinovasi dengan membuat terobosan berupa produksi masker rajut. Sentra UKM Rajutan Nyonya berada di Perum Dolog Indah nomor 15, Tlogosari Wetan, Pedurungan. Usaha itu melibatkan ibu rumah tangga dan lansia dalam produksi karya rajutan berupa tas, dompet, taplak meja, dan lainnya.

"Ini sudah dari tahun 2014 merintisnya. Untuk yang membantu, saya memberdayakan ibu-ibu lansia dan ibu rumah tangga yang bisa merajut. Produk saya dari tas, dompet, terus dari bahan sisa pembuatan itu bisa dijadikan bros dan yang terbaru ini masker rajut," ungkap Ratih Setya.

(Baca juga: Adik Ipar Ganjar Pranowo Jadi Penantang Patahana Dari PDIP )

"Masker diproduksi sejak awal-awal pandemi karena dari kita semua butuh masker dan karena saya di bidang rajut ya gimana caranya bikin masker dari rajut. Ternyata peminatnya sangat banyak sekali. Sebulan bisa produksi sekitar 200 masker rajut," ungkapnya.

Cerita Para Pelaku UKM Semarang Bertahan di Masa Pandemi COVID-19


Menurutnya, hasil rajutan miliknya memadukan dengan bahan lain seperti kulit, tenun Troso, dan songket. Juga motif-motif seperti flora-fauna, bunga, dan wayang. Kunci Ratih dapat bertahan di masa Pandemi karena selalu berinovasi dan tidak putus asa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendampingan PNM Berperan...
Pendampingan PNM Berperan Majukan Usaha Ibu-ibu Prasejahtera dari Sabang-Merauke
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas UMKM, Pedagang Warung di Indonesia Dapat Perlindungan Usaha
Imbas Banjir Grobogan,...
Imbas Banjir Grobogan, 9 Ribu KK Terdampak
Raker Komisi IV DPRD...
Raker Komisi IV DPRD Bogor-Dinkukmdagin, Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
DPR Bersama BRI Dorong...
DPR Bersama BRI Dorong Pelaku UMKM di Batam Naik Kelas
Majukan Pelaku Usaha...
Majukan Pelaku Usaha di Pontianak, Kementerian UMKM Gelar MikroDOTS Gratis
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Rekomendasi
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Berita Terkini
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Infografis
Di Tengah Genosida,...
Di Tengah Genosida, Pelaku Bisnis Israel-AS Bahas Megaproyek Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved