Kisah Kekuatan Besar Armada Laut Haru Kerajaan Bawahan Majapahit di Selat Malaka

Kamis, 20 Februari 2025 - 06:36 WIB
loading...
Kisah Kekuatan Besar...
KERAJAAN Majapahit menguasai sejumlah kerajaan kecil di wilayah Indonesia, salah satunya Kerajaan Haru atau Aru. Foto/Instagram @ainusantara
A A A
KERAJAAN Majapahit menguasai sejumlah kerajaan kecil di wilayah Indonesia, salah satunya Kerajaan Haru atau Aru. Kerajaan ini berhasil ditaklukkan oleh Majapahit semasa Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada berkuasa.

Konon sebelum berhasil ditaklukkan Majapahit, kerajaan ini memiliki kekuatan militer luar biasa terutama di lautan. Bahkan, kapal-kapal Kerajaan Haru konon mampu mengontrol kapal-kapal asing di Selat Malaka.

Nama Kerajaan Haru sendiri disebutkan pada Kakawin Nagarakretagama pupuh 13 paragraf 1 dan 2. Di kakawin gubahan Mpu Prapanca dituliskan jelas bahwa Kerajaan Haru merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit.

Baca juga: Kehebatan 2 Mahapatih Majapahit, Mpu Nambi Usir Tentara Mongol dan Gajah Mada Luaskan Wilayah hingga Malaka



Sementara Serat Pararaton menyebutkan bahwa Haru merupakan kerajaan di Sumatera Utara yang menjadi target Sumpah Palapa Gajah Mada untuk ditundukkan, hingga menjadi negeri taklukan Majapahit, sebagaimana dikutip dari buku "Hitam Putih Mahapatih Gajah Mada".

Kerajaan Haru merupakan kerajaan yang kuat hingga sebagai penguasa terbesar di Sumatera, memiliki wilayah kekuasaan yang luas serta pelabuhan yang ramai dikunjungi kapal-kapal asing.

Tidak ketinggalan, catatan Tomé Pires juga mendeskripsikan kehebatan armada kapal laut Kerajaan Haru yang mampu melakukan pengontrolan lalu lintas kapal-kapal melalui Selat Melaka pada masa itu.

Sementara, dalam Sulalatus Salatin disebutkan bahwa kebesaran kerajaan Haru sebanding dengan Malaka dan Pasai. Melihat fakta-fakta itu akhirnya menjadikan wilayah Kerajaan Haru sangat potensial, maka Gajah Mada berhasrat menundukkan kerajaan tersebut.

Karena dengan menundukkannya, pengaruh kerajaan lain dari Asia Tenggara dapat terbendung. Selain itu, Majapahit akan berhasil meningkatkan eksistensinya sebagai kerajaan paling berpengaruh di Nusantara.

Di samping itu, Majapahit akan menjadi negara dengan perekonomian yang kuat. Di sisi lain, muncul sumber dari Kronik Cina menyatakan bahwa sebelum Kerajaan Haru dikuasai oleh Majapahit, terlebih dahulu dikuasai oleh China sejak 1282.

Tunduknya Haru pada China tersebut dibuktikan dengan pengiriman upeti dari Haru pada Kaisar China tahun 1295. Pasca kekuasaan Majapahit terhadap Haru yang tidak terlacak tahunnya, kerajaan tersebut kembali dikuasai oleh Cina.

Pendapat ini berdasarkan Kronik China bahwa Su- lu-tang-husin mengirimkan upeti ke China pada 1411. Dimungkinkan tunduknya Haru pada China bersamaan waktunya dengan masa pemerintahan Wikramawardhana.

Majapahit yang tengah dalam kemelut Perang Paregreg antara Wikramawardhana (Majapahit Barat) dengan Bhre Wirabhumi (Majapahit Timur) tersebut kehilangan banyak wilayah jajahannya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Polisi Usut Penyandang...
Polisi Usut Penyandang Dana hingga Penyewa Gedung Hayam Wuruk yang Jadi Markas Judi Online
Sindikat Judi Online...
Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, Sewa Kantor untuk Setahun
Rekomendasi
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Berita Terkini
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved