Momen Sultan Pajang Sadari Kebenaran Ramalan Sunan Giri Tentang Mataram
Selasa, 20 Februari 2024 - 07:13 WIB
loading...
Ramalan Sunan Giri mengenai munculnya raja besar dari Mataram menjadi kenyataan setelah Panembahan Senopati mengalahkan Sultan Pajang Hadiwijaya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
Sultan Pajang Hadiwijaya akhirnya mengakui kekalahannya dengan Mataram di bawah kekuasaan Panembahan Senopati. Apalagi dia tak bisa melawan takdir akan ramalan Sunan Giri mengenai munculnya raja besar dari Mataram, yang dulu hanyalah Alas Mentaok, di bawah kekuasaan Pajang.
Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir ini pun tak punya kuasa apa pun untuk melawan takdirnya. Dia harus rela dan pasrah akan jalan takdir Mataram bakal menjadi kerajaan besar di Pulau Jawa. Terlebih ketika dia dan pasukan Pajang mengalami kekalahan perang melawan pasukan Panembahan Senopati .
Bahkan Sultan Hadiwijaya sendiri mengatakan kepada putranya Pangeran Benawa dan dua utusan yang sempat diminta ke Mataram, yakni Ki Wuragil dan Ngabehi Wila Marta, bahwa Mataram akan melahirkan raja besar adalah takdir dari Allah.
Baca juga; Pembangkangan Panembahan Senopati Simbol Perlawanan kepada Kerajaan Pajang
Dikisahkan pada "Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II" suratan takdir itu tak bisa dicegah, direkayasa, dan diubahnya. Artinya Sultan Hadiwijaya menjelaskan, ketika ramalan dari Sunan Giri keluar dirinya sudah menerima sehingga tak akan menghalang-halangi kehendak Allah tersebut.
Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir ini pun tak punya kuasa apa pun untuk melawan takdirnya. Dia harus rela dan pasrah akan jalan takdir Mataram bakal menjadi kerajaan besar di Pulau Jawa. Terlebih ketika dia dan pasukan Pajang mengalami kekalahan perang melawan pasukan Panembahan Senopati .
Bahkan Sultan Hadiwijaya sendiri mengatakan kepada putranya Pangeran Benawa dan dua utusan yang sempat diminta ke Mataram, yakni Ki Wuragil dan Ngabehi Wila Marta, bahwa Mataram akan melahirkan raja besar adalah takdir dari Allah.
Baca juga; Pembangkangan Panembahan Senopati Simbol Perlawanan kepada Kerajaan Pajang
Dikisahkan pada "Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II" suratan takdir itu tak bisa dicegah, direkayasa, dan diubahnya. Artinya Sultan Hadiwijaya menjelaskan, ketika ramalan dari Sunan Giri keluar dirinya sudah menerima sehingga tak akan menghalang-halangi kehendak Allah tersebut.
Lihat Juga :