Karyawan RSUD Cibabat Swab Test Massal, Wali Kota Minta Pelayanan Ditutup

loading...
Karyawan RSUD Cibabat Swab Test Massal, Wali Kota Minta Pelayanan Ditutup
RSUD Cibabat, Kota Cimahi, akan ditutup sementara terhadap semua pelayanan termasuk IGD karena akan dilakukan swab test kepada 1.000 karyawannya usai diketahui ada yang positif COVID-19. Foto: Dok SINDOnews
A+ A-
CIMAHI - Pemkot Cimahi mengambil opsi akan menutup total seluruh pelayanan di RSUD Cibabat (lockdown) setelah diketahui adanya belasan karyawan di rumah sakit pelat merah ini yang positif COVID-19. Jika sebelumnya diketahui hanya ada lima yang positif, kini tercatat ada 15 karyawan positif COVID-19 berdasarkan hasil swab test terbaru yang telah dilakukan.

"Kami sedang mengkaji opsi akan menutup semua pelayanan di RSUD Cibabat selama proses swab testdilakukan, dan traking kepada yang kontak erat," kata Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, Senin (10/8/2020).

Untuk saat ini, kata dia, yang sudah ditutup pelayanannya baru poliklinik dan rawat jalan. Namun untuk menekan penularan virus tersebut, rencananya selama pelaksanaan swab terhadap seluruh karyawannya semua pelayanan akan ditutup total. Hal tersebut akan diputuskan secepatnya agar penyebaran virus ini tidak semakin banyak menular ke karyawan ataupun masyarakat yang berobat.

Dia menjelaskan, para pegawai RSUD Cibabat yang sudah terkonfirmasi positif diduga tertular dari luar wilayah rumah sakit. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil traking atau pelcakan yang dilakukan selama beberapa hari terakhir. "Penularannya, dari luar (impor) bukan penyebaran lokal, salah satunya dari perkumpulan keluarga mereka yang kerja, salah satunya di Bandung," ujarnya.

Plt Direktur Utama RSUD Cibabat, Reri Marliah menyebutkan, mereka yang saat ini diketahui positif adalah 8 orang berada di instalasi gizi, 3 perawat, 1 bidan, 2 tenaga kebersihan (sudah sembuh) dan 1 petugas keamanan (sudah sembuh). Terkait rencana penutupan pelayanan, mulai hari ini pihaknya sudah melakukan penutupan secara bertahap.



"Hari ini penutupan pelayanan sudah bertahap dilakukan. Kami sudah tidak menerima pasien yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Jadi kalau ada pasien yang ke IGD dirujuk ke rumah sakit tipe C atau RS Dustira," sebutnya. (Baca juga : ASN Cimahi Positif COVID-19, Sejumlah Kantor OPD di Pemkot Tutup)

Sementara untuk seluruh pasien yang masih menjalani perawatan di RSUD Cibabat, tetap akan dirawat hingga sembuh. Pihaknya kini masih menunggu instruksi wali kota kapan penutupan total dilakukan, karena akan dilakukan swab terhadap 1.000 lebih karyawan RSUD Cibabat. Rencananya proses swab test tersebut akan dilakukan selama tiga hari dari Selasa (11/8) sampai Kamis (13/8).

"Kemungkinan mulai besok semua pelayanan ditutup. Jadi tidak ada pelayanan sama sekali, supaya steril sampai swab beres dan hasilnya diketahui," tuturnya.(Baca juga : Tak Pakai Masker di Cimahi, Siap-siap Disanksi Bersihkan Sampah)
(nun)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top