Pandemi COVID-19, Peringatan Hari Jadi Pati Digelar Sederhana

loading...
Pandemi COVID-19, Peringatan Hari Jadi Pati Digelar Sederhana
Bupati Pati Haryanto dalam Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Hari Jadi Pati, Kamis (6/8/2020).
PATI - Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan hari jadi ke-697 Kabupaten Pati tahun ini terbilang cukup sederhana.

Aneka lomba, pameran, pagelaran, bazaar, dan festival yang biasanya digelar, kini harus dibatasi lantaran pandemi COVID-19. Walaupun memang pementasan ketoprak, seminar, dan paripurna hari jadi tetap digelar secara virtual.

“Saya berharap hal ini tetap tidak mengurangi makna peringatan hari jadi”, ujar Bupati Pati Haryanto dalam Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Hari Jadi Pati, Kamis (6/8/2020).

(Baca juga:Operasi Patuh Candi 2020, Polda Jateng Catat 69.513 Pelanggaran)



Bupati menambahkan, berbagai makna dapat digali dari kesederhanaan hari jadi kali ini. Salah satunya, menjadikan momentum untuk bersama-sama bisa bangkit melawan Covid-19.

"Ambillah sisi positifnya, bahwa ini adalah ujian Allah SWT, sebagai penguat, pemersatu, untuk saling menopang dan bahu membahu mengambil peran sesuai kapasitas dan kemampuan kita masing-masing”, tuturnya.

Selain itu, imbuh Haryanto, hari jadi kali ini hendaknya dapat dimaknai sebagai ajang untuk menguatkan solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai kesulitan di masa pandemi. Diakui Haryanto, Bupati dan Wakil Bupati Pati, sebelum pandemi, telah berupaya maksimal untuk terus merealisasikan visi misinya, hingga di tahun ini harus berhadapan dengan pandemi Corona.



“Sebagai dampak pandemi, sesuai dengan instruksi dari Menteri Dalam Negeri, seluruh kabupaten/kota diwajibkan untuk melakukan refocusing dan realokasi anggaran guna mendukung penanganan Covid-19”, paparnya.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top