Harga Beras Meroket, Sandiaga Uno: Tenang, Pemerintah Siap Pasok 1,5 Juta Ton
Sabtu, 09 September 2023 - 14:10 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menyebutkan pemerintah menyiapkan 1,5 juta ton beras untuk menurunkan harga beras yang melambung. Foto/MPI/Rus Akbar
A
A
A
PADANG - Pemerintah bergerak cepat menyediakan pasokan sebanyak 1,5 juta ton beras untuk menormalkan harga beras di tingkat masyarakat. Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno di Gor Agus Salim, Kota Padang.
“Tadi kita tanya ibu-ibu ternyata ada masalah kenaikan harga barang tinggi, dan ini berdampak sama UMKM yang dijalankan emak-emak semua menghadapi tekanan ekonomi salah satunya yang dikeluhkan harga naik terutama harga beras," katanya, Sabtu (9/9/2023)
Mendapatkan keluhan tersebut, Menparekraf tersebut melaporkan langsung ke presiden dan presiden memberikan langka-langka untuk mengatasi kenaikan harga yang begitu cepat.
Baca Juga: Harga Beras Naik! Saatnya Menguji Kesaktian Beras Impor
“Saya sudah melaporkan kepada Presiden Jokowi dan akan dilakukan langkah gercep bersama dan gaspol, garap semua potensi distribusi agar harga beras kembali stabil dan tentunya ini kita lakukan agar beban ekonomi masyarakat tidak terlalu berat,” terangnya.
Kenaikan harga ini karena pengaruh geopolitik dan iklim sehingga harga bergerak cepat, harus ada langkah yang konkret. Saat KTT ASEAN beberapa hari lalu sudah mendapat jawaban dari presiden.
“Kemarin kita mendapat komitmen presiden bergerak cepat. Lebih dari 1,5 juta ton bantuan penyediaan pasokan beras, jadi karena pasokan sekarang sudah ditambah saya melihat peluang beras kembali normal dalam waktu yang singkat kita wujudkan,” katanya.
“Tadi kita tanya ibu-ibu ternyata ada masalah kenaikan harga barang tinggi, dan ini berdampak sama UMKM yang dijalankan emak-emak semua menghadapi tekanan ekonomi salah satunya yang dikeluhkan harga naik terutama harga beras," katanya, Sabtu (9/9/2023)
Mendapatkan keluhan tersebut, Menparekraf tersebut melaporkan langsung ke presiden dan presiden memberikan langka-langka untuk mengatasi kenaikan harga yang begitu cepat.
Baca Juga: Harga Beras Naik! Saatnya Menguji Kesaktian Beras Impor
“Saya sudah melaporkan kepada Presiden Jokowi dan akan dilakukan langkah gercep bersama dan gaspol, garap semua potensi distribusi agar harga beras kembali stabil dan tentunya ini kita lakukan agar beban ekonomi masyarakat tidak terlalu berat,” terangnya.
Kenaikan harga ini karena pengaruh geopolitik dan iklim sehingga harga bergerak cepat, harus ada langkah yang konkret. Saat KTT ASEAN beberapa hari lalu sudah mendapat jawaban dari presiden.
“Kemarin kita mendapat komitmen presiden bergerak cepat. Lebih dari 1,5 juta ton bantuan penyediaan pasokan beras, jadi karena pasokan sekarang sudah ditambah saya melihat peluang beras kembali normal dalam waktu yang singkat kita wujudkan,” katanya.
Lihat Juga :