Ratusan Hewan Korban di Sleman Terkena Penyakit Cacing Hati
Jum'at, 31 Juli 2020 - 18:31 WIB
loading...
Jamaah Masjid Al Huda Minomartani melaksanakan penyembelihan hewan kurban di halaman masjid, Jumat (31/7/2020). Foto/SINDONews/priyo setyawan
A
A
A
SLEMAN - Tim pengawas dan pemantau hewan kurban bidang peternakan dan kesehatan hewan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Sleman menemukan cacing hati (fasciola hepatica) pada hewan kurban, baik sapi, domba maupun kambing yang disembelih warga di sejumlah lokasi, Jumat (31/7/2021)
Data DPPP Sleman hingga pukul 17.00 WUB, dari 9034 ekor hewan kurban, (sapi 5686 ekor, domba 4252 ekor dan kambing 1096 ekor), 186 ekor atau 5% di antaranya diketahui terkena penyakit cacing hati.
(Baca juga: Dalam Sehari Kasus Positif COVID-19 di Sleman Bertambah 22 Orang )
Dari jumlah tersebut paling banyak ditemukan di sapi, yaitu 184 ekor dan kambing dua ekor, domba nihil. Jumlah itu hasil dari pantauan di 17 kecamatan se Sleman.
Kepala DPPP Sleman Heru Saptono mengatakan dari hasil pemeriksaan masih menemukan penyakit cacing hati pada hewan kurban. Hati hewan yang terkena penyakit cacing hati itu tidak boleh dimakan sebab berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi. Karena itu hati yang terkena cacing hati tersebut diamankan untuk selanjutnya dimusnakan.
Data DPPP Sleman hingga pukul 17.00 WUB, dari 9034 ekor hewan kurban, (sapi 5686 ekor, domba 4252 ekor dan kambing 1096 ekor), 186 ekor atau 5% di antaranya diketahui terkena penyakit cacing hati.
(Baca juga: Dalam Sehari Kasus Positif COVID-19 di Sleman Bertambah 22 Orang )
Dari jumlah tersebut paling banyak ditemukan di sapi, yaitu 184 ekor dan kambing dua ekor, domba nihil. Jumlah itu hasil dari pantauan di 17 kecamatan se Sleman.
Kepala DPPP Sleman Heru Saptono mengatakan dari hasil pemeriksaan masih menemukan penyakit cacing hati pada hewan kurban. Hati hewan yang terkena penyakit cacing hati itu tidak boleh dimakan sebab berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi. Karena itu hati yang terkena cacing hati tersebut diamankan untuk selanjutnya dimusnakan.
Lihat Juga :