alexametrics

Perawat RSUD Bangil Meninggal Dunia, Diduga Terpapar Pasien yang Dirawat

loading...
Perawat RSUD Bangil Meninggal Dunia, Diduga Terpapar Pasien yang Dirawat
Perawat RSUD Bangil, Sri Aniwati, meninggal dunia setelah jalani perawatan lima hari.Foto/ist
A+ A-
SURABAYA - Tenaga kesehatan kembali berduka. Seorang perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Pasuruan, meninggal dunia setelah terinfeksi COVID-19. Perawat bernama Sri Aniwati ini menghembuskan nafas terakhir setelah lima hari menjalani perawatan di ruang isolasi khusus RSUD Bangil.

Perawat berusia 51 tahun ini diduga terpapar virus Corona saat memberi pelayanan kesehatan di rumah sakit. (Baca juga:Cegah Permainan Harga Pangan, Polda Jatim Luncurkan Aplikasi)

DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur menyebutkan, dengan meninggalnya perawat kelahiran 24 Nopember 1969 ini, jumlah perawat di Jatim yang meninggal karena COVID-19 sebanyak 18 orang.

"Kita kembali berduka, seorang perawat kembali gugur melawan COVID-19," kata Ketua DPW PPNI Jatim, Prof Nursalam.



Sementara itu, kepergian perawat Sri Aniwati mendapat penghormatan puluhan rekan seprofesi di RSUD Bangil.

"Selain jumlah perawat yang meninggal juga bertambah dan terjadi kurang dari dua minggu, dalam kurun satu bulan ini, jumlah perawat di Jawa Timur yang dinyatakan positif COVID-19 bertambah lebih dari 200 orang. Saat ini jumlahnya mencapai 642 orang," tegas Nursalam.
(msd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak