Siswa SMA Jadi Korban Salah Tangkap, Suku Da'a Lakukan Protes ke Polres Pasangkayu
Selasa, 27 Juni 2023 - 00:26 WIB
loading...
Warga Suku Daa, melakukan aksi protes kepada Polres Pasangkayu, karena terjadi salah tangkap dan penganiayaan terhadap pelajar SMA dari Suku Daa. Foto/iNews TV/Yunus Suparlin
A
A
A
PASANGKAYU - Seorang siswa SMA yang berasal dari Suku Da'a jadi korban salah tangkap, dan dianiaya oleh anggota Polres Pasangkayu, saat melakukan penangkapan pengedar narkoba. Salah tangkap tersebut, terjadi di Kelurahan Bambalamotu, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Baca juga: Dituding Salah Tangkap Buronan Interpol Bule Kanada, Ini Kata Polda Bali
Warga Suku Da'a melancarkan protes keras kepada Polres pasangkayu, terkait kejadian salah tangkap tersebut. Setelah melalui pertemuan adat Suku Da'a di balai pertemuan adat atau Bantaya di Dusun Duria Sulapa, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, ahirnya perselisihan tersebut berakhir damai.
Dalam pertemuan tersebut, dihadiri perwakilan Polres pasangkayu, Kompol Sujarwo, bersama Ketua Dewan Adat Suku Da'a, serta orang tua korban dan pemerintah desa, serta disaksikan warga Suku Da'a.
Baca juga: Dituding Salah Tangkap Buronan Interpol Bule Kanada, Ini Kata Polda Bali
Warga Suku Da'a melancarkan protes keras kepada Polres pasangkayu, terkait kejadian salah tangkap tersebut. Setelah melalui pertemuan adat Suku Da'a di balai pertemuan adat atau Bantaya di Dusun Duria Sulapa, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, ahirnya perselisihan tersebut berakhir damai.
Dalam pertemuan tersebut, dihadiri perwakilan Polres pasangkayu, Kompol Sujarwo, bersama Ketua Dewan Adat Suku Da'a, serta orang tua korban dan pemerintah desa, serta disaksikan warga Suku Da'a.
Lihat Juga :