Dua Pengedar Sabu Jaringan Lapas Dibekuk BNNK Mojokerto
Jum'at, 24 Juli 2020 - 18:11 WIB
loading...
Kedua pengedar sabu saat diamankan BNNK Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
A
A
A
MOJOKERTO - Dua pemuda pengedar sabu diringkus Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto. Keduanya merupakan jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas .
Dua orang pengedar narkoba itu yakni Muchammad Adam Afrizal Mulyadi, 21, asal Dusun Besuk, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang dan Saputro Juliarso, 25, alias Puput warga Dusun Kemasan, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto . Mereka diamankan pada Rabu (22/7) malam.
"Keduanya kami amankan di wilayah Kecamatan Trowulan sekitar pukul 20.00 WIB. Untuk barang bukti yang kami amankan yakni sabu seberat 9 gram," kata Kepala BNNK AKBP Suharsi, Jumat (24/7/2020).
(Baca juga: Kebakaran Hanguskan Gudang dan Rumah Pengepul Barang di Mojokerto )
Suharsi menuturkan, penangkapan pelaku itu bermula dari laporan warga. Para ibu-ibu di Kecamatan Trowulan sejak beberapa waktu lalu dilanda keresahan. Lantaran, ada sejumlah muda-mudi yang kedapatan mengkonsumsi sabu. Bermodal laporan tersebut, petugas BNNK Mojokerto kemudian melakukan penyelidikan.
Dua orang pengedar narkoba itu yakni Muchammad Adam Afrizal Mulyadi, 21, asal Dusun Besuk, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang dan Saputro Juliarso, 25, alias Puput warga Dusun Kemasan, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto . Mereka diamankan pada Rabu (22/7) malam.
"Keduanya kami amankan di wilayah Kecamatan Trowulan sekitar pukul 20.00 WIB. Untuk barang bukti yang kami amankan yakni sabu seberat 9 gram," kata Kepala BNNK AKBP Suharsi, Jumat (24/7/2020).
(Baca juga: Kebakaran Hanguskan Gudang dan Rumah Pengepul Barang di Mojokerto )
Suharsi menuturkan, penangkapan pelaku itu bermula dari laporan warga. Para ibu-ibu di Kecamatan Trowulan sejak beberapa waktu lalu dilanda keresahan. Lantaran, ada sejumlah muda-mudi yang kedapatan mengkonsumsi sabu. Bermodal laporan tersebut, petugas BNNK Mojokerto kemudian melakukan penyelidikan.
Lihat Juga :