Cari Penyebab Kematian, Keluarga Rupi'ah Minta Bongkar Makam
Jum'at, 24 Juli 2020 - 08:32 WIB
loading...
Keranda jenazah korban dan suasana pemakaman di Desa Pohlandak, Kecamatan Pancur, tanggal 17 Juli 2020. Foto/iNews/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Kematian Rupi'ah (28), warga Desa Pohlandak, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang , pada Jumat (17/7/2020) berbuntut panjang. Saat ini keluarga Rupi'ah meminta supaya makam dibongkar, agar jenazah korban diotopsi.
(Baca juga: Anak Gangguan Jiwa Dipasung 7 Tahun, Ibunya Lumpuh Akibat Polio )
Langkah tersebut untuk memastikan penyebab meninggalnya Rupi'ah, apakah karena bunuh diri atau dibunuh. Adik korban, Dyah Pratiwi menjelaskan, pihaknya sama sekali tidak bermaksud menuduh seseorang. Tapi hanya ingin mencari kejelasan dan keadilan.
"Suara warga di luar masih ramai. Ada yang bilang bunuh diri, tapi ada pula yang mengatakan dibunuh, karena tetangga ketika subuh sempat mendengar suara teriakan minta tolong. Daripada memunculkan spekulasi, kami berharap makam dibongkar dan jenazah diautopsi, biar jelas kesimpulannya seperti apa," kata Dyah.
(Baca juga: Anak Gangguan Jiwa Dipasung 7 Tahun, Ibunya Lumpuh Akibat Polio )
(Baca juga: Anak Gangguan Jiwa Dipasung 7 Tahun, Ibunya Lumpuh Akibat Polio )
Langkah tersebut untuk memastikan penyebab meninggalnya Rupi'ah, apakah karena bunuh diri atau dibunuh. Adik korban, Dyah Pratiwi menjelaskan, pihaknya sama sekali tidak bermaksud menuduh seseorang. Tapi hanya ingin mencari kejelasan dan keadilan.
"Suara warga di luar masih ramai. Ada yang bilang bunuh diri, tapi ada pula yang mengatakan dibunuh, karena tetangga ketika subuh sempat mendengar suara teriakan minta tolong. Daripada memunculkan spekulasi, kami berharap makam dibongkar dan jenazah diautopsi, biar jelas kesimpulannya seperti apa," kata Dyah.
(Baca juga: Anak Gangguan Jiwa Dipasung 7 Tahun, Ibunya Lumpuh Akibat Polio )
Lihat Juga :