Anak Gangguan Jiwa Dipasung 7 Tahun, Ibunya Lumpuh Akibat Polio
Jum'at, 24 Juli 2020 - 07:51 WIB
loading...
Tim MRI-ACT bersama Komunitas Seri, mendatangi rumah Kiki di RT 2/RW 10, Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga. Foto/Ist.
A
A
A
SALATIGA - Sungguh miris dan memprihatinkan melihat kondisi yang dialami Yehezkiel Eka Putra, seorang bocah asal RT 2 RW 10, Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah .
(Baca juga: ASN di Tulang Bawang Tega Aniaya Istrinya yang Cantik )
Kedua kaki bocah berusia 15 tahun itu telah diikat (dipasung) menggunakan kain selama hampir 7 tahun di dalam rumahnya. Namun sekarang Kiki, begitu dia akrab disapa, sudah dapat bergerak bebas setelah Tim Masyarakat Relawan Indonesia - Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) Jawa Tengah mendatangi rumahnya.
"Alhamdulillah kemarin Rabu (22/7/2020) tim melakukan silaturahim ke rumahnya kemudian memberikan pengertian kepada pihak keluarga. Kiki saat ini sudah tidak dipasung dan terlihat lebih senang," ungkap Ardian Kurniawan Santoso, perwakilan MRI Jawa Tengah saat dikonfirmasi.
Ardian mengungkapkan, ibunda Kiki namanya Jumirah (45) merupakan seorang janda dan sudah lama menderita sakit polio. Karena sakitnya tersebut menyebabkan kaki dan tangan Jumirah tidak berfungsi dengan normal seperti orang yang terkena stroke.
(Baca juga: Sadis, Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Selatan Lakukan Penyiksaan )
Setelah melakukan diskusi dengan ibunda dan keluarga Kiki, Ardian bersama tim memutuskan untuk mengevakuasi Kiki agar dibawa ke rumah sakit jiwa. "Apa yang dilakukan oleh Jumirah adalah rasa kasih sayang terhadap anaknya. Karena keterbatasan fisik Jumirah yang mengalami lumpuh sebelah menjadikan dirinya tak mampu mengawasi Kiki jika lari-lari dan kadang mengamuk," ungkapnya dengan nada lirih.
(Baca juga: ASN di Tulang Bawang Tega Aniaya Istrinya yang Cantik )
Kedua kaki bocah berusia 15 tahun itu telah diikat (dipasung) menggunakan kain selama hampir 7 tahun di dalam rumahnya. Namun sekarang Kiki, begitu dia akrab disapa, sudah dapat bergerak bebas setelah Tim Masyarakat Relawan Indonesia - Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) Jawa Tengah mendatangi rumahnya.
"Alhamdulillah kemarin Rabu (22/7/2020) tim melakukan silaturahim ke rumahnya kemudian memberikan pengertian kepada pihak keluarga. Kiki saat ini sudah tidak dipasung dan terlihat lebih senang," ungkap Ardian Kurniawan Santoso, perwakilan MRI Jawa Tengah saat dikonfirmasi.
Ardian mengungkapkan, ibunda Kiki namanya Jumirah (45) merupakan seorang janda dan sudah lama menderita sakit polio. Karena sakitnya tersebut menyebabkan kaki dan tangan Jumirah tidak berfungsi dengan normal seperti orang yang terkena stroke.
(Baca juga: Sadis, Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Selatan Lakukan Penyiksaan )
Setelah melakukan diskusi dengan ibunda dan keluarga Kiki, Ardian bersama tim memutuskan untuk mengevakuasi Kiki agar dibawa ke rumah sakit jiwa. "Apa yang dilakukan oleh Jumirah adalah rasa kasih sayang terhadap anaknya. Karena keterbatasan fisik Jumirah yang mengalami lumpuh sebelah menjadikan dirinya tak mampu mengawasi Kiki jika lari-lari dan kadang mengamuk," ungkapnya dengan nada lirih.
Lihat Juga :