Berdalih Ajarkan Doa, Guru Ngaji di Malang Diduga Cabuli 3 Muridnya
Rabu, 25 Januari 2023 - 08:34 WIB
loading...
Seorang kakek di Malang yang menjadi guru ngaji dilaporkan polisi karena mencabuli tiga muridnya.Foto/ilustrasi
A
A
A
MALANG - Kakek di Malang harus berurusan dengan polisi karena tega mencabuli tiga murid mengajinya. Kakek berinisial K (72) asal Desa Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ini diamankan setelah dilaporkan mencabuli tiga korban yang merupakan murid ngajinya.
Kasat Reskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Riski Saputro mengatakan, tiga korban dugaan pencabulan ini berinisial NAK (9), EYP (10), dan ACC (12). Kasus ini sendiri telah dilaporkan dan diproses oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang, pada Senin kemarin (23/1/2023).
"Mereka dicabuli dalam waktu yang berbeda. NAK dicabuli pada Januari 2023, EYP dicabuli pada Desember 2022, dan ACC pada akhir tahun 2021 hingga Januari 2022 lalu," ucap Wahyu Rizki Saputro saat dihubungi Rabu pagi (25/1/2023).
Baca juga: Tragis! Terima Telepon sambil Pakai Headset di Dekat Rel, Warga Madiun Tewas Tersambar Kereta Api
Awalnya pelaku berpura-pura mengajarkan doa dan memberinya doa kepada salah satu korban berinisial NAK. Awalnya korban dipegang di bagian kepala atas hingga akhirnya tangannya memegang organ sensitif korban.
Kasat Reskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Riski Saputro mengatakan, tiga korban dugaan pencabulan ini berinisial NAK (9), EYP (10), dan ACC (12). Kasus ini sendiri telah dilaporkan dan diproses oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang, pada Senin kemarin (23/1/2023).
"Mereka dicabuli dalam waktu yang berbeda. NAK dicabuli pada Januari 2023, EYP dicabuli pada Desember 2022, dan ACC pada akhir tahun 2021 hingga Januari 2022 lalu," ucap Wahyu Rizki Saputro saat dihubungi Rabu pagi (25/1/2023).
Baca juga: Tragis! Terima Telepon sambil Pakai Headset di Dekat Rel, Warga Madiun Tewas Tersambar Kereta Api
Awalnya pelaku berpura-pura mengajarkan doa dan memberinya doa kepada salah satu korban berinisial NAK. Awalnya korban dipegang di bagian kepala atas hingga akhirnya tangannya memegang organ sensitif korban.
Lihat Juga :