2 Oknum Mahasiswa UKI Paulus Bantu Sulaiman Palsukan Ijazah Dokternya
Selasa, 30 Juni 2020 - 10:00 WIB
Dalam proses pemalsuan ijazah Fakultas Kedokteran Unhas, Sulaiman mengaku dibantu oleh dua orang mahasiswa Universitas Kristen Makassar bernama Irfan dan Albert. Foto : Okezone/Ilustrasi
MAKASSAR - Panitia seleksi rekrutmen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero bernama Since Tangon, disebut sebagai salah satu oknum yang menerima berkas lamaran Sulaiman, saat mendaftar sebagai dokter belasan tahun silam. Satu oknum lainnya belum mencuat di publik. Baca : Dokter Palsu PT Pelni Ternyata Setor Ijazah pada Dua Oknum, Siapa Dia?
Nama oknum Pelni itu diungkapkan Sulaiman di hadapan majelis hakim pada sidang lanjutan kasus pemalsuan dokumen ijazah yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (29/06/2020), kemarin.
Menurut terdakwa, pihak perusahaan dalam hal ini PT Pelni, juga tak cukup jeli memeriksa keabsahan dokumen ijazahnya sehingga bisa lolos seleksi. Alhasil, Ia pun lantas diterima dan mulai bekerja sebagai tenaga kontrak dan baru berstatus tenaga kontrak berjangka waktu pada tahun 2015 dengan total gaji mencapai Rp15 juta/bulan.
Adapun dalam proses pemalsuan ijazah Fakultas Kedokteran Unhas, Sulaiman mengaku dibantu oleh dua orang mahasiswa Universitas Kristen Makassar bernama Irfan dan Albert. Sulaiman sendiri secara terbuka menuturkan tidak pernah menempuh pendidikan pada Fakultas Kedokteran Unhas.
Nama oknum Pelni itu diungkapkan Sulaiman di hadapan majelis hakim pada sidang lanjutan kasus pemalsuan dokumen ijazah yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (29/06/2020), kemarin.
Menurut terdakwa, pihak perusahaan dalam hal ini PT Pelni, juga tak cukup jeli memeriksa keabsahan dokumen ijazahnya sehingga bisa lolos seleksi. Alhasil, Ia pun lantas diterima dan mulai bekerja sebagai tenaga kontrak dan baru berstatus tenaga kontrak berjangka waktu pada tahun 2015 dengan total gaji mencapai Rp15 juta/bulan.
Adapun dalam proses pemalsuan ijazah Fakultas Kedokteran Unhas, Sulaiman mengaku dibantu oleh dua orang mahasiswa Universitas Kristen Makassar bernama Irfan dan Albert. Sulaiman sendiri secara terbuka menuturkan tidak pernah menempuh pendidikan pada Fakultas Kedokteran Unhas.
Lihat Juga :