Oknum DPRD Natuna dan 2 Kades Diduga Gunakan Ijazah Palsu
Selasa, 13 Desember 2022 - 11:04 WIB
loading...
Oknum anggota DPRD Natuna dan 2 kepala desa diduga gunakan ijazah palsu.Foto/ilustrasi
A
A
A
NATUNA - Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna dan dua orang kepala desa (kades) diduga menggunakan ijazah palsu untuk melengkapi syarat jabatan saat ini.
Terungkapnya dugaan ijazah palsu tersebut karena ketiganya berstatus siswa dan disebut baru menyelesaikan ujian semester ganjil di Sekolah Satuan Pendidikan Non Formal-Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Natuna.
Oknum DPRD tersebut berinisial IB yang hingga kini masih aktif duduk sebagai anggota legislatif di DPRD Natuna. Sedangkan dua kades yang diduga menggunakan ijazah palsu yakni FH (kades di Kecamatan Bunguran Selatan) dan KSU (Kades di Kecamatan Bunguran Timur).
Kepala Sekolah SPNF-SKB Natuna Rika Mulyani membenarkan ketiga nama tersebut terdaftar sebagai siswa di sekolahnya. Ketiga orang tersebut juga mengikuti sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online.
Baca juga: 2 Meninggal Dunia, Kejati Jatim Bidik Tersangka Lain Kasus Dugaan Korupsi Waduk Wiyung
"Iya, mereka kemarin mendaftar. Kami baru selesai ujian juga hari sabtu (03/12) kemarin. Ujian selama empat hari, satu hari ada tiga bidang studi," ujar Rika Mulyani saat dikonfirmasi.
Terungkapnya dugaan ijazah palsu tersebut karena ketiganya berstatus siswa dan disebut baru menyelesaikan ujian semester ganjil di Sekolah Satuan Pendidikan Non Formal-Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Natuna.
Oknum DPRD tersebut berinisial IB yang hingga kini masih aktif duduk sebagai anggota legislatif di DPRD Natuna. Sedangkan dua kades yang diduga menggunakan ijazah palsu yakni FH (kades di Kecamatan Bunguran Selatan) dan KSU (Kades di Kecamatan Bunguran Timur).
Kepala Sekolah SPNF-SKB Natuna Rika Mulyani membenarkan ketiga nama tersebut terdaftar sebagai siswa di sekolahnya. Ketiga orang tersebut juga mengikuti sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online.
Baca juga: 2 Meninggal Dunia, Kejati Jatim Bidik Tersangka Lain Kasus Dugaan Korupsi Waduk Wiyung
"Iya, mereka kemarin mendaftar. Kami baru selesai ujian juga hari sabtu (03/12) kemarin. Ujian selama empat hari, satu hari ada tiga bidang studi," ujar Rika Mulyani saat dikonfirmasi.
Lihat Juga :