Hendak Melerai Tawuran, Pria di Cirebon Dibacok Sekelompok Pelajar
Jum'at, 09 Desember 2022 - 01:28 WIB
loading...
Pria ini terpaksa mendapatkan perawatan medis usai dibacok sejumlah pelajar saat hendak melerai tawuran. Foto: iNewsTV/Toiskandar
A
A
A
CIREBON - Hendak melerai tawuran , seorang pria malah diserang dan dibacok sejumlah pelajar di Kabupaten Cirebon , Jawa Barat, Kamis siang (8/12/2022). Korban dibacok dengan celurit hingga mengakibatkan luka robek pada leher dan hidungnya.
Mendapat laporan tersebut polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku kurang dari 10 jam. Pelaku yang duduk di bangku kelas III SMK itu diringkus petugas berikut celurit yang digunakan untuk menyerang korban.
Baca juga: Sadis! Pelajar SMP di Jogjakarta Dibacok saat Pulang Ujian
Aksi anarkis pelajar yang menyerang warga itu terjadi di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Pelajar yang sebelumnya hendak tawuran di lokasi kejadian tidak terima ditegur dan dilerai warga. usai membubarkan diri sekelompok pelajar itu pun kembali dan membabi buta menyerang warga.
Akibatnya, salah seorang warga mengalami luka cukup serius setelah disabet senjata tajam, korban yang menerima dua kali sabetan celurit dari pelajar menderita luka robek pada leher dan hidung hingga harus mendapatkan belasan jahitan.
Korban bernama Muslim mengaku, tak menyangka, niatnya melerai aksi tawuran pelajar justru harus berakhir dengan serangan oleh kelompok pelajar tersebut. “Niat melerai, tapi tak disangka para pelajar ini menyerang saya,” tuturnya.
Mendapat laporan tersebut polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku kurang dari 10 jam. Pelaku yang duduk di bangku kelas III SMK itu diringkus petugas berikut celurit yang digunakan untuk menyerang korban.
Baca juga: Sadis! Pelajar SMP di Jogjakarta Dibacok saat Pulang Ujian
Aksi anarkis pelajar yang menyerang warga itu terjadi di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Pelajar yang sebelumnya hendak tawuran di lokasi kejadian tidak terima ditegur dan dilerai warga. usai membubarkan diri sekelompok pelajar itu pun kembali dan membabi buta menyerang warga.
Akibatnya, salah seorang warga mengalami luka cukup serius setelah disabet senjata tajam, korban yang menerima dua kali sabetan celurit dari pelajar menderita luka robek pada leher dan hidung hingga harus mendapatkan belasan jahitan.
Korban bernama Muslim mengaku, tak menyangka, niatnya melerai aksi tawuran pelajar justru harus berakhir dengan serangan oleh kelompok pelajar tersebut. “Niat melerai, tapi tak disangka para pelajar ini menyerang saya,” tuturnya.
Lihat Juga :