Sadis! Pelajar SMP di Jogjakarta Dibacok saat Pulang Ujian

Kamis, 08 Desember 2022 - 23:06 WIB
loading...
Sadis! Pelajar SMP di Jogjakarta Dibacok saat Pulang Ujian
Seorang pelajar SMP harus menjalani perawatan medis, usai menjadi korban pembacokan sepulang sekolah. Foto/Ist.
A A A
YOGYAKARTA - Pelajar SMP di Jogjakarta, menjadi korban pembacokan sadis dan brutal. Aksi pembacokan viral di media sosial, pasalnya terjadi di siang hari saat korban menunggu jemputan bapaknya usai mengikuti ujian di sekolah.

Baca juga:

Aksi pembacokan brutal dan sadis tersebut, salah satunya diunggah oleh pemilik akun Twitter @merapi_uncover. "Kejadian kemarin siang, sekitar jam dua siang sehabis ujian. Kronologinya adek saya pulang sekolah nunggu jemputan dari bapak saya, dia nunggu di dekat halte depan SMP 11 Jogjakarta. Dia bertiga sama teman-temannya," tulisnya.

Baca juga:

Pada saat bersamaan datang tujuh orang mengendarai motor berramai-ramai, dan langsung melakukan penyerangan. Akun @merapi_uncover menyebutkan, dua teman adiknya saat itu sudah dijemput, dan tinggal adiknya sendirian.

Tiba-tiba saja ada pelaku yang turun dari motornya, dan langsung membacok korban. "Pelaku langsung membacok adik saya. Kena di bagian hidung sampai mata, dan baru aja operasi. Bagian matanya ada yang hilang, menyebabkan penglihatannya samar-samar, dan harus di operasi sebanyak dua kali," tulisnya.

Berbagai komentar warganet mewarnai unggahan tersebut. Pemilik akun @merapi_uncover mengunggah peristiwa pembacokan itu, pada Rabu (7/12/2022). Mengetahui ada peristiwa pembacokan tersebut, anggota Polresta Jogjakarta langsung bertindak dan melakukan penyelidikan.

Baca juga:

Kasi Humas Polresta Jogjakarta, AKP Timbul Sasana Rahardja menuturkan, anggota polisi langsung menindaklanjuti unggahan tersebut. Korban diketahui berinisial M (14) pelajar SMP kelas VII B. Pelajar ini mengalami luka di dekat mata sebelah kiri. "Kami langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap terduga pelaku," katanya, Kamis (8/12/2022)

Aksi pembacokan tersebut, terjadi di wilayah Tegalrejo, Kota Jogjakarta. Pelaku yang ditangkap berinisial A (15), dan E (14). Kedua pelaku pembacokan, masih berstaus sebagai pelajar salah satu SMP di Jogjakarta. Hasil penyelidikan sementara, para pelaku melancarkan aksi pembacokan, karena dendam akibat pernah ditantang tawuran.

Kronologi pembacokan itu berawal ketika A membonceng E, kemudian menghampiri korban dengan cara perlahan-perlahan. Saat sudah dekat pelaku A turun dari sepeda motor, dan menyabetkan sabuk menggunakan tangan, sebanyak dua kali ke arah muka korban. "Begitu melihat korban terluka, pelaku langsung kabur," ungkapnya.

Kini kedua remaja yang diduga melakukan pembacokan, masih menjalani pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan sementara, sebelumnya beraksi ternyata mereka sudah merencanakan penganiayaan tersebut, dan sabuk yang digunakan menganiayaan korban merupakan milik pelaku E.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3304 seconds (10.177#12.26)