alexametrics

Berita Baik, 216 Pasien COVID-19 di Riau Dinyatakan Sembuh

loading...
Berita Baik, 216 Pasien COVID-19 di Riau Dinyatakan Sembuh
ilustrasi
A+ A-
RIAU - Angka kesembuhan pasien COVID-19 di Riau terus bertambah. Sampai Kamis (9/7/2020) total pasien yang sudah dinyatakan sembuh di Riau adalah 216 orang.

"Total pasien yang sudah sembuh dari COVID-19 di Riau menjadi 216. Angka kesembuhan di Riau cukup tinggi," kata Koordinator Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Riau, Mimi Yuliana Nazir.

Jumlah pasien sembuh menjadi 216 di Riau karena ada satu penambahan. Pasien yang sembuh hari ini adalah seorang remaja yakni SA 18 tahun yang merupakan warga Kabupaten Kampar.

(Baca juga:Diduga Dendam Lama, Pria Paru Baya Tewas Dibacok dan Ditusuk)



Namun demikian hari ini ada penambahan dua pasien COVID-19 di Riau yakni BA (20) warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). BA tertular dari ES yang sudah dirawat lebih dahulu. Kemudian pasien positif kedua adalah PW (44).

"PW merupakan warga Kabupaten Bengkalis dan saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru. Sementara pasien yang masih dirawat 11 orang,"imbuhnya.



PW sendiri memiliki jejak perjalanan ke daerah yang riwayat perjalanan ke Jakarta dan Makassar. PW diketahui dinyatakan positif setelah melakukan isolasi mandiri karena mau berangkat ke Maluku Utara.

(Baca juga:Janda Tanpa Anak Ditemukan Tewas Telanjang dan Terikat Tali dalam Bak Plastik)

"Karena perusahaan tempatnya bekerja mensyarakatkan pasien diswab, maka dia melakukan itu. Rencananya pasien ini mau kembali ke Maluku Utara," tandasnya.

Mimi menjelaskan, untuk PDP yang masih dirawat berjumlah 61 pasien, PDP negatif COVID-19 dan dipulangkan berjumlah 1.997 orang serta PDP meninggal
dunia berjumlah 197 orang.

"Untuk pasien positif yang meninggal tidak bertambah, masih 11 orang," ucap Mimi yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Riau.
(msd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak