Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya Ajak Tahanan lebih Mendekatkan Diri pada Tuhan
Senin, 21 November 2022 - 21:48 WIB
loading...
Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya memanjatkan doa bersama para tahanan usai menunaikan salat berjamaah di Mapolres Situbondo, Senin (21/11/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
SITUBONDO - Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya punya cara sendiri memberikan pembinaan kepada para tahanan . Salah satunya dengan mewajibkan mereka yang beragama Islam untuk menunaikan ibadah salat wajib secara berjamaah.
Saat mengecek ruang tahanan, Senin (21/11/2022), Kapolres Situbondo ini menyempatkan diri mengajak para tahanan untuk Salat dzuhur berjamaah di ruang tahanan Mapolres Situbondo.
Andi Sinjaya mengatakan, pembinaan rohani dan mental bagi tahanan adalah salah satu bentuk pelayanan Polres Situbondo dalam memenuhi hak tahanan untuk memperoleh binaan kerohanian.
Baca juga: Awas! Kasus Aktif Covid-19 di Jatim Mengalami Tren Kenaikan
Dia menegaskan, kegiatan ini sifatnya wajib diikuti semua tahanan yang muslim sebagai bentuk pembinaan, berupa salat berjamaah, dzikir, membaca Al-Quran, membaca sholawat julus dan qiyam setiap Jum’at dan setelah sholat berjamaah dilanjutkan membaca surat Yasin ditutup dengan doa bersama.
“Pelayanan pembinaan rohani dan mental bagian dari upaya pemenuhan hak yang diberikan kepada tahanan selama proses penyidikan atas kasus yang sedang dijalaninya, dengan harapan ke depan lebih baik,” ungkapnya.
Saat mengecek ruang tahanan, Senin (21/11/2022), Kapolres Situbondo ini menyempatkan diri mengajak para tahanan untuk Salat dzuhur berjamaah di ruang tahanan Mapolres Situbondo.
Andi Sinjaya mengatakan, pembinaan rohani dan mental bagi tahanan adalah salah satu bentuk pelayanan Polres Situbondo dalam memenuhi hak tahanan untuk memperoleh binaan kerohanian.
Baca juga: Awas! Kasus Aktif Covid-19 di Jatim Mengalami Tren Kenaikan
Dia menegaskan, kegiatan ini sifatnya wajib diikuti semua tahanan yang muslim sebagai bentuk pembinaan, berupa salat berjamaah, dzikir, membaca Al-Quran, membaca sholawat julus dan qiyam setiap Jum’at dan setelah sholat berjamaah dilanjutkan membaca surat Yasin ditutup dengan doa bersama.
“Pelayanan pembinaan rohani dan mental bagian dari upaya pemenuhan hak yang diberikan kepada tahanan selama proses penyidikan atas kasus yang sedang dijalaninya, dengan harapan ke depan lebih baik,” ungkapnya.
Lihat Juga :