Palak Warga, 3 Preman Babak Belur Dihajar Warga di Kendari

Rabu, 16 November 2022 - 17:30 WIB
loading...
Palak Warga, 3 Preman Babak Belur Dihajar Warga di Kendari
Tiga preman jalanan babak belur setelah di hajar warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A A A
KENDARI - Kesal dengan ulah para preman jalanan, warga di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, nekat mengeroyok tiga preman jalanan tersebut. Ketiga preman jalana ini sering memalak warga, hingga membuat resah.

Baca juga: Puluhan Preman di Palembang Dirazia, 1 Remaja Kedapatan Bawa Pisau

Warga tak memberi ampun sedikitpun. Ketiga preman yang masih berusia muda itu, dihajar sampai babak belur. Saat warga menghakimi ketiga preman tersebut, melintas anggota Resmob Ditreskrim Polda Sulawesi Tenggara, dan langsung melakukan penangkapan.



Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Jibrael Bata Awi mengatakan, ketiga preman diduga kerap melakukan pemalakan terhadap warga pengguna jalan. "Mereka diduga melakukan penodongan di lampu merah, dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan badik," terangnya.

Baca juga: Menggelikan! Polisi Berseragam Digendong Warga Gara-gara Takut Banjir

Ketiga preman yang dihajar warga secara beramai-ramai tersebut, diketahui bernama Putra, Dimas, dan Ira. Ketiganya langsung diperiksa di Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara. Dari tangan ketiga preman itu, polisi menyita sejumlah senjata tajam.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan Dimas sebagai tersangka, karena kedapatan memiliki senjata tajam, dan terbukti menodongkannya kepada pengendara. Sementara Ira, dan Putra hanya diberikan pembinaan, sebab peran mereka hanya ikut serta, dan berteman dengan pelaku.

Baca juga: Ikut Adegan Bersetubuh Bertiga dalam Video Mesum Kebaya Merah, Pelaku Dibayar Rp3 Juta

Akibat kepemilikan senjata tajam tersebut, Dimas yang kini ditahan di Polda Sulawesi Tenggara, dijerat Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12/1951 dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3112 seconds (10.177#12.26)