Puluhan Preman di Palembang Dirazia, 1 Remaja Kedapatan Bawa Pisau

Sabtu, 05 November 2022 - 17:47 WIB
loading...
Puluhan Preman di Palembang Dirazia, 1 Remaja Kedapatan Bawa Pisau
Puluhan preman, pengamen, dan jukir liar yang meresahkan masyarakat ditangkap Subdit Jatanras, Polda Sumatera Selatan. Foto/iNews TV/Firdaus
A A A
PALEMBANG - Razia preman, pengamen, dan juru parkir (Jukir) liar, digelar Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan di sejumlah titik di Kota Palembang. Hasilnya, puluhan preman yang selama ini meresahkan masyarakat berhasil ditangkap.

Baca juga: Serang Rumah Warga, 6 Preman Cilik Tak Berkutik saat Ditangkap

Anggota Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan para preman yang mencoba kabur saat hendak ditangkap. Bahkan, seorang remaja kedapatan membawa pisau yang disembunyikan di balik bajunya.



Remaja pembawa pisau yang diduga terlibat aksi premanisme tersebut, langsung ditangkap dan diperiksa. Remaja tersebut sempat berupaya kabur, namun berhasil ditangkap di kawasan Pasar 16 Ilir, Kota Palembang.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Bocah 4 Tahun oleh Pacar Ibu Korban

Saat diperiksa petugas, remaja berusia 17 tahun yang diketahui bernama Andika tersebut, mengaku sengaja membawa senjata tajam karena ada permasalahan dan musuh saat nongkrong minum minuman keras (Miras). Dia merupakan residivis kasus penodongan di Jembatan Ampera.

"Kami melakukan razia premanisme, karena banyaknya laporan masyarakat melalui nomor WhatsApp (WA) bantuan polisi. Aksi mereka sering meresahkan masyarakat," tegas Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Rachmad Wibowo.

Puluhan Preman di Palembang Dirazia, 1 Remaja Kedapatan Bawa Pisau


Tak main-main, dalam razia preman ini, Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, berhasil menangkap 80 preman. Mereka langsung didata untuk mengetahui identitasnya, termasuk adanya kemungkinan pernah terlibat aksi kejahatan.

Baca juga: Banjir Rendam Ribuan Rumah di Langkat, Aktivitas Warga 4 Kecamatan Terganggu

Rachmad Wibowo mengaku, masyarakat sudah mulai aktif untuk memberikan informasi tentang kondisi kamtibmas di sekitarnya, termasuk keberadaan para preman yang sering meresahkan. "Terimakasih kepada masyarakat, yang telah melaporkan adanya gangguan kamtibmas melalui WA bantuan polisi," tegasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3720 seconds (11.252#12.26)