alexametrics

Ini Cara Baru Menyelundupkan Narkoba ke dalam Lapas Narkotika Yogya

loading...
Ini Cara Baru Menyelundupkan Narkoba ke dalam Lapas Narkotika Yogya
Lapas Narkotika kelas II A Yogyakarta yang ada di Pakem, Sleman, Kamis (2/7/2020).(Foto/Ist)
A+ A-
SLEMAN - Peredaran narkoba tidak mengenal waktu dan tempat, bahkan di lembaga pemasyarakatan (lapas) juga tidak luput dari sasaran.

Banyak modus dilakukan untuk menyelundupkan narkoba ke dalam Lapas. Di antaranya dengan membentuk narkoba itu seperti bola dan dilempar ke dalam lapas.

Hal ini seperti yang terjadi di Lapas Narkotika kelas II A Yogyakarta yang ada di Pakem, Sleman, Kamis (2/7/2020) malam. Ada yang berusaha menyelundupkan narkoba jenis pil methoxamine dan alprazolam serta paket tembakau gorila. Narkoba itu dibentuk seperti bola kemudian dilempar ke dalam lapas tersebut.(BACA JUGA: 6 Satkorwil di Jateng Siap Buka-bukaan Data Covid-19)

Namun lemparan itu tidak sampai sasaran, melainkan jatuh di grandgang atau antara pagar lapas dan tembok dalam Lapas. Narkoba itu sekarang diamankan Lapas Narkotika Yogyakarta.



Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta, Y Waskito mengatakan modus penyelundupkan nakroba dengan cara lempar bola ini bukan yang perama. Selama 20 Juni-2 Juli 2020 sudah tiga kali mendapatinya.

“Pertama kita dapatkan 950 butir pil eximer, kedua 85 butir calmlet, 966 butir eximer dan dua unit ponsel. Terakhir kita temukan tembakau gorila, 17 paket kecil tembakau gorila, 1 methoxamine, 14 alprazolam dan sim card,” kata Waskito, Jumat (3/7/2020).



Waskito menjelaskan saat ditemukan narkoba itu dibungkus dalam satu paket, kemudian dibentuk menyerupai bola dan diberi pemberat. Modus yang digunakan pelaku yakni dengan cara dilempar dari luar pagar.

Tinggi pagar antara 4-5 meter. Namun, lemparan itu tidak sampai menemui sasaran dan jatuh di area brandgang

"Lapas Pakem ini berada di tengah permukiman dikelilingi rumah sehingga rawan. Oleh karena itu, kita terus melakukan kontrol untuk antisipasi kecolongan," paparnya.(BACA JUGA: Jembatan Sikatak Jadi Ikon Baru Kampus Undip Semarang)

Waskito menambahakan, saat ini masih melakukan penelusuran dan memburu para pelaku yang melempardan pemilik paket narkoba itu.

"Kami masih telusuri dengan mencari keterangan siapa pemiliknya karena ini barang tak bertuan," terangnya.
(vit)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak