Ini Cara Baru Menyelundupkan Narkoba ke dalam Lapas Narkotika Yogya

Jum'at, 03 Juli 2020 - 22:58 WIB
loading...
Ini Cara Baru Menyelundupkan...
Lapas Narkotika kelas II A Yogyakarta yang ada di Pakem, Sleman, Kamis (2/7/2020).(Foto/Ist)
A A A
SLEMAN - Peredaran narkoba tidak mengenal waktu dan tempat, bahkan di lembaga pemasyarakatan (lapas) juga tidak luput dari sasaran.

Banyak modus dilakukan untuk menyelundupkan narkoba ke dalam Lapas. Di antaranya dengan membentuk narkoba itu seperti bola dan dilempar ke dalam lapas.

Hal ini seperti yang terjadi di Lapas Narkotika kelas II A Yogyakarta yang ada di Pakem, Sleman, Kamis (2/7/2020) malam. Ada yang berusaha menyelundupkan narkoba jenis pil methoxamine dan alprazolam serta paket tembakau gorila. Narkoba itu dibentuk seperti bola kemudian dilempar ke dalam lapas tersebut. (BACA JUGA: 6 Satkorwil di Jateng Siap Buka-bukaan Data Covid-19)

Namun lemparan itu tidak sampai sasaran, melainkan jatuh di grandgang atau antara pagar lapas dan tembok dalam Lapas. Narkoba itu sekarang diamankan Lapas Narkotika Yogyakarta.

Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta, Y Waskito mengatakan modus penyelundupkan nakroba dengan cara lempar bola ini bukan yang perama. Selama 20 Juni-2 Juli 2020 sudah tiga kali mendapatinya.

“Pertama kita dapatkan 950 butir pil eximer, kedua 85 butir calmlet, 966 butir eximer dan dua unit ponsel. Terakhir kita temukan tembakau gorila, 17 paket kecil tembakau gorila, 1 methoxamine, 14 alprazolam dan sim card,” kata Waskito, Jumat (3/7/2020).

Waskito menjelaskan saat ditemukan narkoba itu dibungkus dalam satu paket, kemudian dibentuk menyerupai bola dan diberi pemberat. Modus yang digunakan pelaku yakni dengan cara dilempar dari luar pagar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buru Pemasok Sabu Jaringan...
Buru Pemasok Sabu Jaringan The Doctor, Bareskrim Polri Ajukan Red Notice
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Polres Tanjung Priok...
Polres Tanjung Priok Bongkar Peredaran Sabu Senilai Rp1 Miliar di Jakut
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Polda Riau Bongkar Sindikat...
Polda Riau Bongkar Sindikat Narkoba, Sita 22,7 Kg Heroin Senilai Rp68 Miliar
Terungkap! Ini Hubungan...
Terungkap! Ini Hubungan AKBP Didik dengan Polwan yang Diminta Simpan Koper Berisi Narkoba
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Penampakan AKP Deky...
Penampakan AKP Deky yang Ditahan di Rutan Bareskrim Terkait Kasus Narkoba
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
Rekomendasi
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved