Kobaran Api Gudang BBM Meledak Belum Padam, Polisi Buru Pemilik Gudang

Selasa, 27 September 2022 - 16:46 WIB
loading...
Kobaran Api Gudang BBM Meledak Belum Padam, Polisi Buru Pemilik Gudang
Kobaran api akibat ledakan gudang penimbunan BBM di Tanjung Pering, Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada Senin (26/9/2022) malam belum padam hingga Selasa (27/9/2022) siang. Foto/iNews TV/Novan Wijaya
A A A
OGAN ILIR - Kobaran api akibat ledakan gudang penimbunan BBM di Desa Tanjung Pering, Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada Senin (26/9/2022) malam belum juga padam hingga Selasa (27/9/2022) siang.

Kondisi gudang masih terlihat mengeluarkan api. Kobaran api masih menyala dari beberapa tangki besar penampung BBM ilegal. Ledakan tersebut juga berdampak pada lahan sekitar yang juga ikut terbakar.

Baca juga: Medan Gempar, Gudang BBM Eceran Meledak Puluhan Warga dan Petugas Terluka

Lahan seluas 1 hektare yang digunakan sebagai gudang BBM yang dimiliki oleh pemilik berinisial Y. Saat in di sekitar gudang tersebut juga dicemari oleh tumpahan minyak mentah. Guna mengamankan lokasi, petugas memasang garis polisi di area tersebut.

Ironisnya meski telah cukup lama beroperasi, warga sekitar terkesan menutup mulut dan mengaku tidak mengetahui bahwa kawasan tersebut digunakan sebagai tempat penimbunan BBM.



Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Regan Kusuma saat dikonfirmasi membenarkan adanya gudang BBM yang terbakar. Dia mengatakan bahwa gudang tersebut milik warga sipil berinisial Y.

Petugas yang sudah mengetahui identitas pemilik gudang berharap agar pemilik segera bersikap koperatif dan menyerahkan diri. "Jika tidak akan dijemput secara paksa sesuai hukum yang berlaku," katanya, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Gudang BBM Oplosan di Muara Enim Digerebek, Polisi Amankan 108 Ton Minyak Bercampur Cuka

Polres Ogan Ilir juga sudah menyampaikan laporan kejadian terbakarnya gudang BBM tersebut ke Polda Sumatera Selatan dan akan mendatangkan laboratorium forensik untuk mengecek ke TKP.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1761 seconds (11.210#12.26)