Kisah Mistis Sultan Agung Menikah dengan Ratu Kidul demi Kekuasaan Mataram Islam

Kamis, 08 September 2022 - 05:19 WIB
loading...
Kisah Mistis Sultan...
Pertempuran pasukan Kerajaan Mataram Islam karya pelukis S Sudjojono. Foto: Istimewa
A A A
SULTAN Agung merupakan gelar yang diberikan terhadap Raden Mas Jatmika, Raja Mataram Islam ke-3. Gelar lengkapnya adalah Sultan Agung Hanyokrokusuma. Namun, masyarakat lebih mengenalnya Sultan Agung.

Sultan Agung alias Raden Mas Jatmika, merupakan anak pasangan Prabu Hanyokrowati dan Ratu Mas Adi Dyah Banowati, putri Pangeran Benawa dari Pajang. Sultan Agung dilahirkan di Kotagede Mataram, pada 1593.

Sebelum naik takhta menjadi Raja Mataram, Sultan Agung dikenal juga dengan Raden Mas Rangsang. Setelah naik takhta, dia mendapat gelar Sultan Agung Hanyokrokusuma atau Prabu Pandita Hanyokrokusuma.

Baca juga: Kesaktian Sultan Agung, Mampu Kendalikan Makhluk Gaib Jadi Abdi Dalem

Gelar ini diembannya hingga dia berhasil menaklukkan Madura, pada 1624. Sejak itu, gelarnya diganti menjadi Susuhunan Agung Hanyokrokusuma atau Sunan Agung Hanyokrokusuma.

Pada 1640, gelar tersebut berganti lagi menjadi Sultan Agung Senapati ing Alaga Abdurrahman. Dia juga mendapat gelar Sultan Abdullah Muhammad Maulana Mataram. Namun, dari semua gelarnya Sultan Agung yang paling akrab.

Selanjutnya, penulisan ini akan memakai gelar Sultan Agung untuk menyebut Raden Mas Jatmika, Raja Mataram.

Baca: Siasat Jitu Sultan Agung Mataram Taklukkan Surabaya dan Hancurkan Pemberontakan Pati

Pada masa pemerintahannya, Sultan Agung berhasil membawa Kerajaan Mataram Islam kepuncak kejayaan. Bukan tanpa sebab, selain karena trampil dalam memimpin, Sultan Agung juga dikenal dengan kesaktiannya.

Bahkan, menurut cerita rakyat yang berkembang dan dipercaya hingga saat ini, Sultan Agung menjalin hubungan dengan makhluk halus bernama Ratu Kidul dan Bau Reksa, untuk memperkuat Kerajaan Mataram Islam.

Kisah mistis Sultan Agung tersebut akan menjadi fokus pembahasan Cerita Pagi kali ini.

Menurut cerita rakyat Jogjakarta, Sultan Agung menikah dengan Ratu Kidul. Pernikahan ini bersifat politis untuk Kerajaan Mataram Islam. Dari pernikahannya itu, Sultan Agung mendapatkan kekuatan pasukan gaib.

Baca juga: Tumenggung Endranata, Pengkhianat Mataram yang Dimutilasi Sultan Agung Menjadi 3 Bagian

Semua makhluk halus yang berada di bawah kekuasaan Ratu Kidul di seluruh Jawa, tunduk pada perintah Sultan Agung. Sosok gaib lain yang mendampingi Sultan Agung adalah patih Kerajaan Mataram Islam, Bau Reksa.

Dalam kepercayaan masyarakat Jogjakarta, Bau Reksa merupakan sosok sakti yang bisa terbang seperti burung dan lari secepat kilat. Sehingga, musuh akan binasa sebelum sempat mencabut pedang dan senjatanya.

Dalam cerita Jayengkatong dan Endhog Degan atau Awal Mula Lahar Gunung Merapi Tidak Mengalir ke Selatan, disebutkan bahwa setelah bertemu Ratu Kidul, Sultan Agung diberikan benda pusaka jayengkatong dan endhog.

Baca: Dendam Kesumat Sultan Agung Cincang Antonio Paulo Utusan VOC Jadi Santapan Buaya

Jayengkatong memiliki kesakitan bila dioleskan kepada seseorang, maka orang tersebut akan menghilang dan berubah menjadi makhluk halus. Sedang endhog degan atau telur degan bisa mengubah orang menjadi monster.

Kedua benda pusaka itu kemudian diserahkan Sultan Agung kepada Ki Juru Mertani agar diserahkan kepada mereka yang dicurigai oleh Kerajaan Mataram Islam. Lalu, Ki Juru Mertani memberikan endhog degan kepada Ki Juru Taman.

Setelah memakan telur degan, wujud Ki Juru Taman langsung berubah menjadi raksasa mengerikan. Kepada Ki Juru Taman yang telah berubah menjadi monster, Sultan Agung memerintahkan dia tinggal di bukit Plawangan.

Baca: Sejarah Nasi Uduk, Berawal dari Kegemaran Sultan Agung Mataram Menyantap Nasi Arab

Tugas Ki Juru Taman di tempat itu adalah menjaga Gunung Merapi, jika suatu saat meletus laharnya tidak mengalir ke selatan. Karena di wilayah selatan Gunung Merapi itu berada kerajaan dan Istana Keraton Mataram.

Sulit dipercaya, sejak peristiwa itu setiap Gunung Merapi meletus, laharnya tidak pernah mengarah ke selatan arah Kerajaan Mataram Islam. Sedangkan minyak jayengkatong dioleskan Ki Juru Mertani kepada dua orang sahaya.

Kedua orang sahaya itu adalah pria dan wanita. Tidak lama setelah minyak dioleskan, kedua sahaya itu langsung hilang menjadi makhluk halus. Keduanya lalu diberi nama Kyai Panggung dan Nyai Rasa.

Baca: Kisah Sultan Agung Mengislamkan Penanggalan Jawa, Tepat 1 Suro dan 1 Muharram

Kedua hamba sahaya itu oleh Sultan Agung diperintah untuk menjaga pohon beringin putih yang ada di masjid Kota Gede. Hingga kini, kedua pohon beringin itu masih ada di wilayah Kecamatan Kota Gede, Jogjakarta.

Dalam mitologi Jawa, kisah mistis Sultan Agung memiliki makna yang mendalam tentang kepemimpinan. Melalui cerita rakyat itu pula, pesan-pesan tersembunyi itu disampaikan. Sampai di sini ulasan singkat Cerita Pagi.

Sumber tulisan:
1. Soedjipto Abimanyu, Kitab Terlengkap Sejarah Mataram, Saufa, 2015.
2. Budiono Herusatoto, Mitologi Jawa, Oncor, 2012.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Kisah Strategi Cerdik...
Kisah Strategi Cerdik Panembahan Senopati Bikin Pasukan Pajang Kabur dari Mataram
Rebutan Takhta hingga...
Rebutan Takhta hingga Wanita Jadi Penyebab Pemberontakan Berdarah Era Kalingga dan Mataram
Janji Politik Raja Mataram...
Janji Politik Raja Mataram Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo
Jejak Airlangga pada...
Jejak Airlangga pada Pendirian Kerajaan Jenggala dan Kediri
Kebakaran di Manggarai,...
Kebakaran di Manggarai, Jalan Sultan Agung hingga Tambak Macet
Arema FC Tinggalkan...
Arema FC Tinggalkan Kanjuruhan, Daftarkan Stadion Sultan Agung Jadi Kandang untuk Liga 1
Kisah Mistik Sultan...
Kisah Mistik Sultan Agung Taklukkan Mekkah
Rekomendasi
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved