Emosi Ditantang Berkelahi, Pria di Muba Bacok Teman hingga Sekarat

Kamis, 04 Agustus 2022 - 19:56 WIB
loading...
Emosi Ditantang Berkelahi, Pria di Muba Bacok Teman hingga Sekarat
Tersangka saat diamankan polisi. (Ist)
A A A
PALEMBANG - Merasa tidak senang ditantang berkelahi , Kandar (33), warga Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) nekat membacok temannya, Eko Susanto (36), hingga sekarat.

Kapolsek Sanga Desa, Iptu Imam Dipsa mengatakan, bahwa kejadian berawal saat keduanya sedang duduk bersama dan tiba-tiba korban berkata 'Siapa yang ingin berkelahi dengan saya'. Kemudian perkataan tersebut ditanggapi oleh pelaku dengan berkata 'apa benar'?.

"Lalu dijawab oleh korban 'benar'. Mendengar jawaban korban, pelaku kemudian pulang ke rumah. Dan tak lama berselang datang lagi dengan sepeda motor sambil membawa parang," ujar Iptu Imam Dipsa, Kamis (4/8/2022.

Saat datang kembali ke TKP, lanjut Kapolsek, tanpa banyak bicara pelaku langsung mengayunkan senjata tajam jenis parang yang dibawanya ke arah punggung dan pinggang korban satu kali.

"Usai melakukan penganiayaan, pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban langsung dilarikan ke RUSD Sekayu untuk mendapatkan perawatan intensif," jelasnya.

Diungkapkan Kapolsek, pihaknya yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Baca: Viral Geng Motor Bersenjata Tajam Resahkan Warga Jambi, Ini Fakta Sebenarnya.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, sambung Dipsa, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku dari tempat persembunyiannya di pondok perkebunan kelapa sawit yang berada di Desa Karang Ringin, Kecamatan Babat Toman.

"Pelaku berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Sanga Desa untuk proses penyidikan lebih lanjut dan akan kita jerat dengan pasal Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana," tegasnya.

Baca Juga: Tak Ada Perintah dari Bupati, Saksi Ungkap Fakta Baru Kasus Ade Yasin.

Sementara itu, tersangka Kandar mengatakan, dirinya nekat melakukan aksi tersebut karena tersinggung dengan perkataan korban sehingga membuatnya emosi dan melakukan penganiayaan. "Saya tersinggung, dia sering mengajak berkelahi. Jadi saya emosi dan lakukan penganiayaan," jelasnya.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1782 seconds (11.210#12.26)