Babarsari Jogja Rusuh, JCW Minta Proses Hukum Transparan
Selasa, 05 Juli 2022 - 16:26 WIB
loading...
Jogja Police Watch (JPW) meminta Kepolisian transparan untuk mengusut tuntas kekerasan yang terjadi di kawasan Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jogja. Foto/MPI/Erfan Erlin
A
A
A
SLEMAN - Jogja Police Watch (JPW) meminta kepada Kepolisian untuk mengusut tuntas kekerasan dan bentrokan yang terjadi di kawasan Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jogja, Sabtu (2/7/2022) yang berlanjut pada Senin (47/2022). Polisi diminta untuk transparan dalam kasus ini.
Kepala Divisi Humas JPW, Baharrudin Kamba mengatakan pihaknya mengecam segala tindakan kekerasan dalam bentuk dan alasan apa pun. Karena jika sesuatu hal diselesaikan dengan cara kekerasan, maka tidak akan menyelesaikan masalah hukum tetapi justru menambah persoalan hukum yang baru.
Baca juga: Jogja Mencekam! 2 Kelompok Bentrok, Karaoke di Babarsari Rusak
Menurutnya, kasus ini harus diusut tuntas siapapun yang terlibat harus diproses hukum secara adil, transparan dan profesional. Kepolisian sebagai alat negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme dan anarkisme oleh dan terhadap siapa pun.
"Sekali lagi negara tidak boleh kalah dengan preman," tandasnya.
Kepala Divisi Humas JPW, Baharrudin Kamba mengatakan pihaknya mengecam segala tindakan kekerasan dalam bentuk dan alasan apa pun. Karena jika sesuatu hal diselesaikan dengan cara kekerasan, maka tidak akan menyelesaikan masalah hukum tetapi justru menambah persoalan hukum yang baru.
Baca juga: Jogja Mencekam! 2 Kelompok Bentrok, Karaoke di Babarsari Rusak
Menurutnya, kasus ini harus diusut tuntas siapapun yang terlibat harus diproses hukum secara adil, transparan dan profesional. Kepolisian sebagai alat negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme dan anarkisme oleh dan terhadap siapa pun.
"Sekali lagi negara tidak boleh kalah dengan preman," tandasnya.
Lihat Juga :