Semua Pihak Diminta Hormati Proses Seleksi Perusda Makassar
Kamis, 30 Juni 2022 - 17:33 WIB
loading...
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya, Ardiansyah Rajjako. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI ) Cabang Gowa Raya, Ardiansyah Rajjako, meminta semua pihak menghormati proses seleksi calon direksi dan dewan pengawas Perusda Kota Makassar.
Pernyataan Ardi-sapaan akrabnya, sebagai respons atas manuver sejumlah kelompok yang dinilai ingin menjatuhkan calon direksi dan dewan pengawas tertentu menjelang pengumuman hasil tes wawancara.
Baca Juga: Dewan Minta Pemerintah Kota Makassar Evaluasi Perusda
Ia menegaskan HMI bertanggung jawab mengawal seleksi ini agar berlangsung objektif dan transparan demi menghasilkan figur yang berkualitas.
"HMI sebagai organisasi kemahasiswaan, punya tanggung jawab moral mengawal setiap proses rekrutmen kepemimpinan di level daerah hingga nasional. Termasuk salah satunya seleksi Perusda Makassar. Kami minta semua pihak menghormati proses rekrutmen ini," kata Ardi, dalam keterangan persnya, Kamis (30/6/2022).
Ia menilai gerakan yang hendak menggagalkan calon-calon tertentu sangat tendensius. Bahkan dia menganggap kelompok ini cenderung ingin melakukan intervensi secara tidak langsung.
"Jangan seolah-olah ingin mengintervensi. Mari kita menutup mata dan telinga dari suara-suara sumbang yang ingin mencederai proses ini," tegas Ardi.
Pernyataan Ardi-sapaan akrabnya, sebagai respons atas manuver sejumlah kelompok yang dinilai ingin menjatuhkan calon direksi dan dewan pengawas tertentu menjelang pengumuman hasil tes wawancara.
Baca Juga: Dewan Minta Pemerintah Kota Makassar Evaluasi Perusda
Ia menegaskan HMI bertanggung jawab mengawal seleksi ini agar berlangsung objektif dan transparan demi menghasilkan figur yang berkualitas.
"HMI sebagai organisasi kemahasiswaan, punya tanggung jawab moral mengawal setiap proses rekrutmen kepemimpinan di level daerah hingga nasional. Termasuk salah satunya seleksi Perusda Makassar. Kami minta semua pihak menghormati proses rekrutmen ini," kata Ardi, dalam keterangan persnya, Kamis (30/6/2022).
Ia menilai gerakan yang hendak menggagalkan calon-calon tertentu sangat tendensius. Bahkan dia menganggap kelompok ini cenderung ingin melakukan intervensi secara tidak langsung.
"Jangan seolah-olah ingin mengintervensi. Mari kita menutup mata dan telinga dari suara-suara sumbang yang ingin mencederai proses ini," tegas Ardi.
Lihat Juga :