Awal Ramadan, Pos Indonesia Salurkan Bansos PKH dan Program Sembako di Bogor
Kamis, 13 Maret 2025 - 15:41 WIB
loading...
Kantor Pos KCU Bogor menyalurkan bansos bansos Program Sembako dan PKH. Pada triwulan pertama 2025 ini, PosIND menyalurkan bantuan tunai ini dengan alokasi untuk 32.743 KPM di seluruh wilayah Bogor. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BOGOR - Mengawali Ramadan 1446 hijriah, ratusan warga datangi Kantorpos Bogor. Mereka ini adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bansos Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH). Pada triwulan pertama 2025 ini, PosIND menyalurkan bantuan tunai ini dengan alokasi untuk 32.743 KPM di seluruh wilayah Bogor.
Executive General Manager Kantor Pos KCU Bogor Sani Ginanjar mengatakan, penyaluran bansos PKH dan Program Sembako dilakukan dengan persiapan matang. Menurutnya KCU segera melakukan persiapan setelah menerima instruksi dari kantor pusat untuk pembayaran bansos, untuk kemudian dipelajari lebih dulu berdasarkan daflar yang diterima. Baca juga: Seminggu, PosIND Berhasil Salurkan 99% Bansos PKH dan Sembako di Lampung
"Keluarga penerima bantuan sebanyak 32.743 KPM. Kemudian karena kita melihat jumlah yang begitu besar, maka kami tentunya mengadakan persiapan-persiapan antara lain kami mencetak Danom dan surat panggilan, membentuk satuan tugas, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Sosial dan TKSK. Semua dilakukan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan KPM secara aman dan tepat waktu," katanya dalam siaran tertulis, Kamis (13/3/2025).
Menurut Sani, tantangan terbesar adalah mengatur antrean di kantor pos utama. Mengingat penyaluran ini bersamaan dengan pembayaran uang pensiun dan operasi pasar.
Pihaknya juga mempelajari kasus-kasus yang untuk penyaluran yang belum terbayarkan. Sani berharap ke depannya program ini semakin baik ke depannya. "Kami juga mengandalkan metode door to door untuk menjangkau KPM yang berhalangan hadir, seperti lansia atau yang sedang dirawat di rumah sakit," ujarnya.
Executive General Manager Kantor Pos KCU Bogor Sani Ginanjar mengatakan, penyaluran bansos PKH dan Program Sembako dilakukan dengan persiapan matang. Menurutnya KCU segera melakukan persiapan setelah menerima instruksi dari kantor pusat untuk pembayaran bansos, untuk kemudian dipelajari lebih dulu berdasarkan daflar yang diterima. Baca juga: Seminggu, PosIND Berhasil Salurkan 99% Bansos PKH dan Sembako di Lampung
"Keluarga penerima bantuan sebanyak 32.743 KPM. Kemudian karena kita melihat jumlah yang begitu besar, maka kami tentunya mengadakan persiapan-persiapan antara lain kami mencetak Danom dan surat panggilan, membentuk satuan tugas, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Sosial dan TKSK. Semua dilakukan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan KPM secara aman dan tepat waktu," katanya dalam siaran tertulis, Kamis (13/3/2025).
Menurut Sani, tantangan terbesar adalah mengatur antrean di kantor pos utama. Mengingat penyaluran ini bersamaan dengan pembayaran uang pensiun dan operasi pasar.
Pihaknya juga mempelajari kasus-kasus yang untuk penyaluran yang belum terbayarkan. Sani berharap ke depannya program ini semakin baik ke depannya. "Kami juga mengandalkan metode door to door untuk menjangkau KPM yang berhalangan hadir, seperti lansia atau yang sedang dirawat di rumah sakit," ujarnya.
Lihat Juga :