Kisah Alas Donoloyo, Dijaga Keturunan Majapahit Penyumbang Tiang Masjid Agung Demak

Senin, 27 Juni 2022 - 04:55 WIB
loading...
Kisah Alas Donoloyo, Dijaga Keturunan Majapahit Penyumbang Tiang Masjid Agung Demak
Punden di hutan Cagar Alam Donoloyo terletak di Desa Watusomo, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Hutan ini dipercaya sebagai produsen kayu jati penyangga istana kerajaan Demak, Mataram Islam, hingga Surakarta. Foto/Dok.ksdajateng.id
A A A
Sudah tak banyak lagi hutan di Pulau Jawa, yang kondisinya masih utuh dan lestari. Desakan perkembangan manusia dan kebutuhan yang mengikutinya, membuat kondisi hutan di Pulau Jawa semakin hari semakin surut.

Baca juga: Kisah Gunung Semeru, Pasak untuk Pulau Jawa Dihuni Keturunan Asli Majapahit

Tidak demikian dengan Hutan Donoloyo yang ada di Desa Watusomo, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jateng. Hutan jati ini tetap lestari hingga kini, bahkan saat penjarahan hutan marak terjadi pada tahun 1998-2000-an, Hutan Donoloyo tak sedikitpun disentuh oleh para penjarah.



Masyarakat setempat mengenal Hutan Donoloyo ini dengan sebutan Alas Donoloyo. Sejak 30 Maret 1961, Alas Donoloyo ditetapkan sebagai cagar alam berdasarkan Surat Brigade Planologi Kehutanan No. 1160/V/6/P1.k, dengan luas 8,30 hektare.

Baca juga: Kisah Ratu Nilakendra, Raja Kelima Pajajaran Penganut Sekte Tantra yang Mewajibkan Ritual Persetubuhan

Status Cagar Alam Donoloyo, semakin diperkuat dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Penunjukan Menteri Kehutanan No. SK.359/Menhut-II/2004 tanggal 1 Oktober 2004. Hutan ini berada di ketinggian 450 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Dilansir dari ksdajateng.id, cagar alam ini dulunya merupakan hutan jati milik Keraton Surakarta, dan menjadi pemasok seluruh kebutuhan kayu untuk pembangunan Keraton Surakarta. Bahkan, saat dibangun lagi setelah terbakar pada tahun 1985, bahan kayu jati Keraton Surakarta diambil dari Cagar Alam Donoloyo.

Hutan alami yang dihuni berbagai jenis burung khas Pulau Jawa, seperti betet, gelatik, perkutut, tekukur, kutilang, kepodang, gemak, hingga ular sanca cokelat ini, banyak memikat masyarakat untuk berwisata.

Di balik kelestarian hutan jati ini, tersimpan legenda tentang Ki Ageng Donoloyo, yang disebut sebagai keturunan Raja Majapahit. Ki Ageng Donoloyo, dipercaya masyarakat setempat sebagai penjaga hutan jati ini.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1340 seconds (10.101#12.26)