Mengharukan! Polisi Berhasil Pertemukan Kakek yang Terpisah 30 Tahun dengan Keluarganya

Kamis, 23 Juni 2022 - 17:10 WIB
loading...
Mengharukan! Polisi Berhasil Pertemukan Kakek yang Terpisah 30 Tahun dengan Keluarganya
Muhadi (70) yang saat ini hidup sebatang kara di sebuah gubuk di pekarangan belakang rumah warga di Desa Aek Korsik, Labuhanbatu utara telah terpisah selama 30 tahun dengan keluarganya. iNews TV/Ikang
A A A
LABUHANBATU - Seorang kakek bernama Muhadi (70) yang saat ini hidup sebatang kara di sebuah gubuk di pekarangan belakang rumah warga di Desa Aek Korsik, Labuhanbatu utara telah terpisah selama 30 tahun dengan keluarganya. Kakek tersebut terpisah dengan keluarga sejak berangkat dari Pulau Jawa sekitar tahun 1993 silam untuk mencari nafkah ke negeri jiran Malaysia.

Pertemuan ini bermula ketika seorang warga meminta tolong kepada personel polisi Aiptu Haris Fadillah yang kini sedang menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Bilah Hulu, Polres Labuhanbatu.

Dengan memanfaatkan grup Samsat se-Indonesia dimana dirinya dulu pernah bertugas, hanya butuh satu hari personel polisi tersebut mampu mempertemukan Muhadi dengan keluarganya. Dalam usahanya mempertemukan Muhadi dengan keluarganya, Aiptu Haris juga dibantu personel Bhabinkamtibmas Polsek Bandung, Polres Tulungagung Bripka Endri.

Kakek yang memiliki seorang istri bernama Surti dan empat orang anak ini sebelumnya merupakan warga Desa Kesambi, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Ali Mahmud, anak bungsu dari Kakek Mahmud mengatakan, saat ayahnya pergi merantau ke Malaysia usia dirinya masih 7 bulan, dan upaya pencarian keluarga sendiri selama ini terkendala oleh biaya.

Dirinya pun merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui personelnya dapat mempertemukan dirinya dengan ayah yang telah dianggap selama ini oleh keluarga sudah wafat. "Kami sangat berterima kasih sekali,"ujar Ali.



Kanit Binmas Polsek Bilah Hulu Aiptu Haris Fadillah menyebutkan, dirinya yang mengetahui informasi dari warga dan dengan data sementara yang ada langsung berupaya membantu. "Tidak butuh waktu lama dengan dibantu sesama anggota Polri dalam hal ini jajaran Polres Tulungagung keluarga kakek Muhadi bisa dipertemukan," ujar Aiptu Haris.

Baca: Diduga Lakukan Pungli PPDB hingga Rp40 Juta, Tim Saber Amankan Kepsek SMKN 5 Bandung.

Dikatakan, keberadaan keluarga kakek Muhadi dapat diketahui dengan sebelumnya bertemu seorang anaknya yang masih tinggal di desa tersebut. Sementara istri dan anak lainnnya kini telah pindah domisili ke Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek sejak beberapa tahun silam.

"Setelah berkordinasi dengan perangkat Desa Ngadisuko akhirnya keluarga yang telah terpisah hampir 30 tahun ini dapat bertatap muka melalui aplikasi seluler,"sebutnya.

Baca Juga: Aksi Heroik Wanita Penjual Kue Tabrak Motor dan Tangkap Penjambret Handphone Miliknya.

Sementara. Muhadi menceritakan waktu pergi dari kampung halaman ke Malaysia berniat mencari nafkah untuk keluarga, namun ketika tiba di Tanjung Balai Asahan dirinya di tinggal begitu saja. "Saya berulang kali mencoba pulang kampung, namun gagal karena selalu tertipu," pungkasnya.

Kini pihak Polres Labuhanbatu masih berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memfasilitasi kepulangan kakek Muhadi ke Pulau Jawa.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0908 seconds (10.55#12.26)