Diduga Terima Suap, AKBP Dalizon Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Palembang

Jum'at, 10 Juni 2022 - 21:02 WIB
loading...
Diduga Terima Suap, AKBP Dalizon Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Palembang
Mantan Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Dalizon menjalani sidang perdana kasus dugaan suap dan gratifikasi. Foto/iNews TV/Era Neizma Wedya
A A A
PALEMBANG - Mantan Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Dalizon mulai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang, Jumat (10/6/2022). Perwira Polri tersebut, disidang terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Baca juga: Diduga Terima Suap, Eks Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon Dimutasi Jadi Yanma Polri

AKBP Dalizon diduga menerima suap dan gratifikasi terkait proyek di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, tahun anggaran 2019. Sidang perdana ini beragendakan pembacaan dakwaan yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejagung, Ichwan Siregar, dan Asep.



Dalam sidang tersebut, Ichwan mengatakan, Dalizon memaksa Kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, Herman Mayori, untuk membayarnya lima persen dari total nilai proyek, agar dapat menghentikan penyelidikan atas dugaan kasus korupsi.

Baca juga: Wanita Pelaku Penipuan Investasi Bodong Rp10 Miliar Diringkus saat Sembunyi di Tangerang

"Terdakwa juga meminta tambahan satu persen dari seluruh proyek yang dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2019," kata, Ichwan dalam sidang kasus dugaan suap dan gratifikasi yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang, Mangapul Manalu.

Menurut Ichwan, permintaan pembayaran sejumlah uang tersebut, juga dilakukan terdakwa dengan ancaman. Di mana, bila permintaan uang itu tidak diberikan maka proses penyelidikan kasus dugaan korupsi pada paket proyek di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, akan dilanjutkan.

"Terdakwa memaksa agar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, Herman Mayori, memberikan Rp5 miliar untuk menghentikan penyelidikan kasus. Kemudian Rp5 miliar lagi untuk pengamanan, agar tidak ada penegak hukum lain yang mengganggu kasus tersebut," katanya.

Baca juga: Cekcok dengan Istri dan Mertua, Pria di Maros Tega Cabuli Anak Tiri yang Masih SMP
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1935 seconds (11.252#12.26)