Prihatin! Gubernur dan Wakapolda Jambi Jenguk Balita 13 Bulan yang Dibacok Ibu Kandung

Jum'at, 20 Mei 2022 - 01:30 WIB
loading...
Prihatin! Gubernur dan...
Gubernur Gubernur Jambi, Al Haris dan Wakapolda Jambi Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Yudawan R saat menjenguk balita 13 bulan yang dibacok ibu kandung di rumah sakit. Foto: MPI/Budi Utomo
A A A
TEBO - Insiden pembacokan balita berusia 13 bulan di Kabupaten Tebo , Jambi, mendapatkan perhatian Gubernur Jambi Al Haris dan Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan R.

Gubernur dan Wakapolda Jambi menyempatkan diri menjenguk korban yang tengah dirawat secara intensif di ICU RSUD Tebo, Kamis (19/5/2022). "Kita sangat perihatin atas kejadian ini," kata Gubernur Jambi, Al Haris usai menjenguk korban.

Baca juga: Sadis! Balita 13 Bulan Dikapak Ibunya hingga Luka Bersimbah Darah

Saat ini kata Gubernur, kondisi korban sudah mulai membaik namun tetap masih dilakukan perawatan intensif. "Alhamdulillah, keterangan Dirut RSUD kondisi korban saat ini mulai berangsur membaik. Mudah-mudahan korban segera pulih seperti biasanya," kata Haris.



Hal yang sama dikatakan Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Yudawan R. Saat ini kata dia, polisi telah mengamankan pelaku yang tidak lain adalah ibu kandung korban (balita).

Wakapolda mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan konseling ke Polda dalam rangka konseling psikologi. "Kebetulan salah satu psikolog andalan kita sekarang menjadi Kapolres Tebo, jadi Beliau lebih paham cara penanganannya," katanya.

Diketahui, seorang ibu muda di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi tega membacok anak kandungnya yang masih balita, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Seorang Wisatawan di Tebo Pingsan Lalu Tewas saat Dievakuasi, Diduga Akibat Kelelahan

Akibat kejadian itu, korban yang masih berusia 13 bulan mengalami luka di pinggang dan kini mendapat perawatan intensif di rumah sakit umum daerah (RSUD) Sultan Thaha Saifudin. Pelaku pembacokan bernama Resti Widia Rahayu (20), yang tidak lain ibu kandung korban.

Kejadian tersebut diketahui nenek korban, Eka (40). Saat itu, dia mendengar cucunya menangis digendong ibunya atau pelaku.

Melihat itu, nenek korban mendekati pelaku dan meminta korban yang sedang digendongnya untuk diberikan makan.

Namun, pelaku tidak ingin memberikannya dan membawa korban ke dalam kebun sawit sambil membawa kapak.

Melihat pelaku membawa kapak, nenek korban berusaha meminta kapak tersebut, namun tidak dihiraukan pelaku.

Baca juga: Rebutan Biduan Dangdut Organ Tunggal, 2 Pemuda Saling Tikam 1 Tewas

Setelah sampai di kebun, korban langsung diletakkan ke tanah dan dibacok pelaku dengan kapak sebanyak dua kali.

Nenek korban melihat kejadian tersebut langsung mengejar dan berusaha merebut kapak dari tangan pelaku.

Nenek korban sempat digigit saat merebut kapak dari pelaku. Usai nenek korban melepaskan kapak, pelaku kabur ke kebun. Sementara sang nenek membawa langsung cucunya ke puskesmas terdekat.

“Saat itu, saya lihat anak saya telah membacok korban. Saya langsung mengejar dan merebut kapak dari anak saya (ibu korban),” kata nenek Eka.

Saat ini korban masih mendapat perawatan setelah menjalani operasi luka jahitan di RSUD Sultan Thaha Tebo. Kasus penganiayaan ibu kandung terhadap anaknya itu kini sudah ditangani polisi.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Sahroni Desak Semua...
Sahroni Desak Semua Pengurus Daycare Yogyakarta yang Terlibat dalam Dugaan Penganiayaan Anak Dipidana
Murid TPQ Dianiaya Guru...
Murid TPQ Dianiaya Guru di Probolinggo, Kemenag Minta Aparat Proses Hukum Pelaku
Ibu Tiri Ditetapkan...
Ibu Tiri Ditetapkan Jadi Tersangka Penganiaya Anaknya hingga Tewas di Sukabumi
Hari Ini Anggota Brimob...
Hari Ini Anggota Brimob Penganiaya Siswa Mts Tual hingga Tewas Jalani Sidang Etik
Kasus Brimob Aniaya...
Kasus Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas Harus Transparan, DPR: Jangan Sampai Coba Ditutupi
Hakim Terseret Kasus...
Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Jogja, Menko PMK: Proses Hukum di Polisi
Kapolri Minta Oknum...
Kapolri Minta Oknum Brimob Penganiaya Pelajar hingga Tewas Dihukum Seberat-beratnya
Yusril Sebut Anggota...
Yusril Sebut Anggota Brimob yang Aniaya Pelajar MTs hingga Tewas Tak Berperikemanusiaan: Wajib Dihukum!
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved