Polda Jabar Bakar 1,196 Ton Sabu Senilai Rp1 Triliun di Incenerator
Kamis, 19 Mei 2022 - 17:01 WIB
loading...
Polda Jawa Barat (Jabar) memusnahkan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1,196 ton dengan cara dibakar menggunakan incenerator, Kamis (19/5/2022). SINDOnews/Agung
A
A
A
BANDUNG - Polda Jawa Barat (Jabar) memusnahkan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1,196 ton dengan cara dibakar menggunakan incenerator, Kamis (19/5/2022).
Sabu senilai lebih dari Rp1 triliun tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus penyelundupan sabu jaringan internasional
yang terbongkar di Pantai Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jabar, Rabu 16 Maret 2022 lalu.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana menyatakan, terungkapnya kasus penyelundupan sabu ini berkat sinergitas semua pihak, terutama keterlibatan masyarakat.
"Contoh kasus di Pangandaran ini berawal dari adanya informasi masyarakat di wilayah Pangandaran bahwa ada rencana transaksi narkoba," ungkap Kapolda Jabar saat memberikan sambutannya.
Karena itu, Kapolda Jabar mengimbau semua pihak, khususnya jajaran Polda Jabar untuk meningkatkan sinergitas dengan masyarakat di seluruh wilayah Jabar. Terlebih, kata dia, Jabar memiliki banyak pintu masuk yang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku penyelundupan narkoba.
Sabu senilai lebih dari Rp1 triliun tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus penyelundupan sabu jaringan internasional
yang terbongkar di Pantai Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jabar, Rabu 16 Maret 2022 lalu.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana menyatakan, terungkapnya kasus penyelundupan sabu ini berkat sinergitas semua pihak, terutama keterlibatan masyarakat.
"Contoh kasus di Pangandaran ini berawal dari adanya informasi masyarakat di wilayah Pangandaran bahwa ada rencana transaksi narkoba," ungkap Kapolda Jabar saat memberikan sambutannya.
Karena itu, Kapolda Jabar mengimbau semua pihak, khususnya jajaran Polda Jabar untuk meningkatkan sinergitas dengan masyarakat di seluruh wilayah Jabar. Terlebih, kata dia, Jabar memiliki banyak pintu masuk yang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku penyelundupan narkoba.
Lihat Juga :