Pemkab Barito Kuala Gelar Upacara HUT ke-73 Proklamasi 17 Mei 1949
Kamis, 19 Mei 2022 - 16:55 WIB
loading...
Jajaran aparatur Pemkab Barito Kuala menggelar Upacara Peringatan HUT ke-73 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Selasa (17/5/2022)
A
A
A
MARABAHAN - Jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Selasa (17/05/2022).
Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Setdakab Barito Kuala yang dihadiri Bupati Noormiliyani AS, Wakil Bupati Rahmadian Noor, Ketua DPRD Saleh, seluruh anggota Forkopimda, Sekda Zulkifli Yadi Noor, para pimpinan organisasi wanita, para pimpinan SKPD, para pejabat eselon III, IV, pasukan TNI, Polri, Satpol-PP serta pasukan Korpri ini berlangsung khidmat.
Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Noormiliyani AS, Komandan Upacara Kapten Inf Tri Hendro W, Perwira Upacara Kapten CPL Dwi Suhandiwan. Upacara yang dimulai pukul 08.00 Wita ini diawali pembacaan sejarah singkat berdirinya Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh Serka Husen, dilanjutkan pengibaran bendera merah putih oleh tiga anggota TNI.
Upacara juga dirangkai pembacaan teks Pancasila yang dipimpin Bupati Noormiliyani, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Sertu Sahrir, dan Pembacaan Teks Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh Sertu Warmanto.
Bupati Noormiliyani saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, Peringatan HUT Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang ke-73 ini mengandung banyak pelajaran yang dapat dipetik dan diambil hikmah. Peringatan, kata dia, juga menjadi momentum dalam menggali dan menghayati nilai-nilai perjuangan Brigjen Hasan Basry dalam membela dan mempertahankan NKRI.
“Sejenak mari kita membuka kembali catatan sejarah perjuangan rakyat Kalimantan sebagaimana peristiwa besar Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang menjadi corong api semangat perjuangan mempertahankan NKRI kala itu,” tukasnya.
Lebih jauh dikatakan, peristiwa besar pembacaan proklamasi pada tanggal 17 Mei 1949 di Kandangan yang dibacakan dan ditandatangani langsung Brigjen Hasan Basry atas nama rakyat Kalimantan Selatan menyatakan Kalimantan Selatan bagian yang tak terpisahkan dari wilayah Republik Indonesia.
Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Setdakab Barito Kuala yang dihadiri Bupati Noormiliyani AS, Wakil Bupati Rahmadian Noor, Ketua DPRD Saleh, seluruh anggota Forkopimda, Sekda Zulkifli Yadi Noor, para pimpinan organisasi wanita, para pimpinan SKPD, para pejabat eselon III, IV, pasukan TNI, Polri, Satpol-PP serta pasukan Korpri ini berlangsung khidmat.
Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Noormiliyani AS, Komandan Upacara Kapten Inf Tri Hendro W, Perwira Upacara Kapten CPL Dwi Suhandiwan. Upacara yang dimulai pukul 08.00 Wita ini diawali pembacaan sejarah singkat berdirinya Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh Serka Husen, dilanjutkan pengibaran bendera merah putih oleh tiga anggota TNI.
Upacara juga dirangkai pembacaan teks Pancasila yang dipimpin Bupati Noormiliyani, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Sertu Sahrir, dan Pembacaan Teks Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh Sertu Warmanto.
Bupati Noormiliyani saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, Peringatan HUT Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang ke-73 ini mengandung banyak pelajaran yang dapat dipetik dan diambil hikmah. Peringatan, kata dia, juga menjadi momentum dalam menggali dan menghayati nilai-nilai perjuangan Brigjen Hasan Basry dalam membela dan mempertahankan NKRI.
“Sejenak mari kita membuka kembali catatan sejarah perjuangan rakyat Kalimantan sebagaimana peristiwa besar Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang menjadi corong api semangat perjuangan mempertahankan NKRI kala itu,” tukasnya.
Lebih jauh dikatakan, peristiwa besar pembacaan proklamasi pada tanggal 17 Mei 1949 di Kandangan yang dibacakan dan ditandatangani langsung Brigjen Hasan Basry atas nama rakyat Kalimantan Selatan menyatakan Kalimantan Selatan bagian yang tak terpisahkan dari wilayah Republik Indonesia.
Lihat Juga :