Sempat Menyerang Pemburu Satwa, Harimau Sumatera Kembali Muncul Datangi Barak Pekerja Sawit

Jum'at, 06 Mei 2022 - 01:39 WIB
loading...
Sempat Menyerang Pemburu Satwa, Harimau Sumatera Kembali Muncul Datangi Barak Pekerja Sawit
Seekor Harimau Sumatera, mendatangi barak pekerja di Desa Berangin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Foto/MPI/Banda Haruddin Tanjung
A A A
BENGKALIS - Konflik Harimau Sumatera, dengan manusia di wilayah Kabupaten Bengkalis, Riau, semakin sering terjadi. Usai dilaporkan melakukan penyerangan terhadap pemburu satwa dengan sistem jerat, Harimau Sumatera kembali muncul di barak bekerja sawit.

Baca juga: Memilukan! 3 Harimau Sumatera Kembali Ditemukan Tewas Terkena Jerat Babi

Kemunculan Harimau Sumatera ini, sempat membuat gempar para pekerja yang tinggal di barak di Desa Berangin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis. "Setelah mendapat laporan, kita melakukan pengecekan. Benar kita temukan jejak yang diduga harimau di lokasi, " kata Kapolsek Pinggir, Kompol Meitertika.



Menurut salah satu saksi mata, Dedi, Harimau Sumatera tersebut muncul di dekat barak para pekerja sawit, pada Rabu (4/5/2022) petang, sekitar pukul 17.30 WIB. Dia mengaku mendengar suara angsa yang ribut di belakang barak, lalu mengajak temannya bernama Gule melihat keadaan sekeliling barak.

Baca juga: Sadis! Baru Tiba di Rumah Bersama Istri, Robani Dihujani Bacokan Orang Tak Dikenal

Saat itulah Gule melihat Harimau Sumatera di sekitaran barak. Diapun berteriak "Harimau". Keduanya langsung menghubungi kepala desa setempat. Tidak berapa lama, sekitar 50 warga datang ke lokasi. Mereka langsung melakukan pengecekan di sekitar lokasi.

Saat dilakukan pengecekan lokasi, warga menemukan jejak harimau. Sementara Si Raja Hutan sudah menghilang. "Kita imbau kepada warga dan penghuni barak, agar selalu waspada dan berhati-hati serta menginformasikan terus bilamana melihat harimau," tegasnya.

Baca juga: Bintara Polisi Kaya Raya Diringkus Ditreskrimsus Polda Kaltara, Ternyata Miliki Tambang Emas Ilegal

Sebelumnya pada 6 April 2022 seorang warga bernama Indra, tewas dimangsa harimau di hutan sekitar Desa Tabik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau. Dia dimangsa di Datuk saat mengecek jerat. Tidak berapa lama harimau kembali muncul ke pemukiman, dan memakan ternak warga.

Harimau itu juga mendatangi rumah warga. Pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) semua lokasi yang didatangi harimau itu, adalah kawasan dilindungi yakni Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil. Artinya lokasi itu adalah habitat Harimau Sumatera penghuni kawasan konservasi Giam Siak Kecil.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1448 seconds (10.177#12.26)