Pembangunan Jembatan Gantung di Sidrap Dapat Kucuran Anggaran Rp1,3 Miliar
Rabu, 30 Maret 2022 - 14:14 WIB
loading...
Seorang Guru dan Siswa SDN 2 Belawae Sidrap gunakan rakit menyeberang akibat jembatan gantung ambruk pasca diterjang banjir. Foto: Sindonews/Andi Mappayukki
A
A
A
MAKASSAR - Jembatan gantung yang berada di Desa Belawae, Kecamatan Mattirotasi, Kabupaten Sidrap, mendapat suntikan anggaran Rp1,3 Miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.
Hal tersebut dibenarkan Kadis PUPR Sidrap, Abdul Rasyid mengatakan, pembangunan jembatan gantung tersebut untuk memudahkan masyarakat sekitar dan siswa agar tak kesulitan untuk menempuh pendidikan ke sekolah .
Baca Juga: Pemprov Sulsel Berkomitmen Mendorong Implementasi K3
"Kami terima bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel senilai Rp1,3 miliar. Anggaran ini yang akan kami pakai untuk membangun jembatan di Desa Belawae," ungkapnya, Rabu, (30/3/2022).
Pembangunan jembatan kata Rasyid, ditargetkan tahun ini akan terealisasi, usai adanya SK untuk legalitas bantuan keuangan, dimasukan dalam anggaran parsial di APBD tahun 2022.
"Setelah ada SK kita segera masukkan di parsial dan selanjutnya masuk tahap lelang," terangnya.
Menurutnya, untuk proses lelang ditargetkan terlaksana sekitar awal bulan Mei mendatang, sementara proses pengerjaan ditarget 4-5 bulan.
Hal tersebut dibenarkan Kadis PUPR Sidrap, Abdul Rasyid mengatakan, pembangunan jembatan gantung tersebut untuk memudahkan masyarakat sekitar dan siswa agar tak kesulitan untuk menempuh pendidikan ke sekolah .
Baca Juga: Pemprov Sulsel Berkomitmen Mendorong Implementasi K3
"Kami terima bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel senilai Rp1,3 miliar. Anggaran ini yang akan kami pakai untuk membangun jembatan di Desa Belawae," ungkapnya, Rabu, (30/3/2022).
Pembangunan jembatan kata Rasyid, ditargetkan tahun ini akan terealisasi, usai adanya SK untuk legalitas bantuan keuangan, dimasukan dalam anggaran parsial di APBD tahun 2022.
"Setelah ada SK kita segera masukkan di parsial dan selanjutnya masuk tahap lelang," terangnya.
Menurutnya, untuk proses lelang ditargetkan terlaksana sekitar awal bulan Mei mendatang, sementara proses pengerjaan ditarget 4-5 bulan.
Lihat Juga :