Pemerintah Kota Makassar Didesak Gelar Pemilu Raya RT/RW
Rabu, 16 Maret 2022 - 17:13 WIB
loading...
Warga menggelar demonstrasi di kompleks Perumnas Antang Blok 10, Makassar, Rabu (16/3/2022). Mereka memprotes penunjukan Pj Ketua RT/RW oleh Pemerintah Kota Makassar, serta menuntut digelarnya Pemilu Raya. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Aksi protes sejumlah elemen masyarakat yang menolak penunjukan penjabat (Pj) Ketua RT/RW masih belum berakhir. Beragam cara pun dilakukan warga yang protes atas penunjukan Pj Ketua RT/RW yang baru.
Ada yang mendatangi langsung Wali Kota Makassar , dan ada pula yang mengadu ke DPRD Makassar. Bahkan ada yang menyampaikan langsung penolakannya menggunakan pengeras suara di masjid wilayah tempat tinggalnya.
Salah seorang tokoh masyarakat di Nipa-nipa, Husni Mubarak, langsung menyatakan keberatannya terkait penunjukan Pj RW melalui pengeras suara masjid.
Baca Juga: Mantan Ketua RT/RW Bakal Gugat Pemkot Makassar ke Pengadilan
Dia mengklaim sekitar 90 persen warga menolak Pj Ketua RT/RW . Alasannya, Pj Ketua RT/RW yang ditunjuk bukanlah warga asli Nipa-nipa. "Kami atas nama warga yang ada di Nipa-nipa dan tokoh masyarakat menolak keras adanya Pj sementara," tegasnya.
Husni menuturkan, orang luar yang menjadi Pj Ketua RT/RW tidak tahu berbagai persoalan yang terjadi di wilayah tersebut. Khususnya terkait sengketa lahan dan persoalan lainnya.
Ada yang mendatangi langsung Wali Kota Makassar , dan ada pula yang mengadu ke DPRD Makassar. Bahkan ada yang menyampaikan langsung penolakannya menggunakan pengeras suara di masjid wilayah tempat tinggalnya.
Salah seorang tokoh masyarakat di Nipa-nipa, Husni Mubarak, langsung menyatakan keberatannya terkait penunjukan Pj RW melalui pengeras suara masjid.
Baca Juga: Mantan Ketua RT/RW Bakal Gugat Pemkot Makassar ke Pengadilan
Dia mengklaim sekitar 90 persen warga menolak Pj Ketua RT/RW . Alasannya, Pj Ketua RT/RW yang ditunjuk bukanlah warga asli Nipa-nipa. "Kami atas nama warga yang ada di Nipa-nipa dan tokoh masyarakat menolak keras adanya Pj sementara," tegasnya.
Husni menuturkan, orang luar yang menjadi Pj Ketua RT/RW tidak tahu berbagai persoalan yang terjadi di wilayah tersebut. Khususnya terkait sengketa lahan dan persoalan lainnya.
Lihat Juga :