26 Tahun Jadi Dokter di Kapal Pelni, Ternyata Dokter Palsu! Kok Bisa?

Selasa, 16 Juni 2020 - 09:00 WIB
loading...
26 Tahun Jadi Dokter...
Siapa sangka, puluhan tahun bekerja sebagai dokter kapal di PT Pelni, Sulaiman yang mengaku lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar, ternyata hanyalah dokter gadungan. Foto : Ilustrasi/Istimewa
A A A
MAKASSAR - Siapa sangka,puluhan tahun bekerja sebagai dokter kapal di PT Pelni, Sulaiman yang mengaku lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar, ternyata hanyalah dokter gadungan. Ijazahnya palsu dan Dia belajar kedokteraan secara otodidak.

Aksi penipuan itu terungkap saat pemeriksaan ijazah Sulaiman, usai dilaporkan melakukan pungli pada pasiennya yang merupakan awak kapal. Kini Sulaiman harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Baca : Para 'Wakil Tuhan' Telah Dikumpulkan, Namun Sidang Tatap Muka Belum Bisa Digelar

"Tadi kita sudah berhasil membuktikan bahwa dokter Sulaiman memang merupakan dokter palsu. Tadi kita sudah hadirkan seorang dokter bernama dr Ratna Hafid, dalam keterangannya ia mengakui nomer ijazah yang digunakan Sulaiman memang merupakan hasil pencatutan dan pemalsuan dokumen. Sebab faktanya nomer ijazah tersebut adalah nomer ijazah miliknya, dimana dapat dibuktikan ijazah tersebut memang merupakan ijazah sah dr Ratna dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin," ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Ridwan Syahputra yang menyidangkan perkara.

Menurut Jaksa selain memalsukan ijazah ternyata milik orang lain, Sulaiman sejak tahun 1994 juga melakukan praktik kedokteran ilegal dengan mengandalkan literatur yang Ia peroleh dari berbagai tempat.

"Awalnya dari laporan pungli, setelah kompetensinya di cek oleh perusahaan, kemudian melebar ke pemeriksaan ulang ijazah terdakwa. Ternyata nomer ijazah tersebut terdaftar bukan atas namanya, melainkan atas nama orang lain, yah dokter Ratna itu," jelas Ridwan lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved