Sadis! Preman Kampung Tikam Kapolsek di Depan Anak dan Istri
Selasa, 08 Maret 2022 - 16:00 WIB
loading...
Preman kampung berinisial DL (22) diringkus polisi, usai menikam Kapolsek Towea, Ipda La Ode Ali Musmin. Foto/iNews TV/Andhy Eba
A
A
A
MUNA BARAT - Aksi penganiayaan sadis menimpa Kapolsek Towea, Ipda La Ode Ali Musmin. Perwira pertama Polri ini, ditikam seorang preman kampung berinisial DL (22). Penikaman itu dilakukan DL di depan anak dan istri korban.
Baca juga: Saling Senggol, Pria di Palembang Tewas Terkapar Ditusuk di SPBU
Kasus penganiayaan dengan senjata tajam yang terjadi di Kelurahan Konawe, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara tersebut, dipicu oleh masalah sepele. DL merasa tersinggung dengan bunyi klakson mobil milik Kapolsek Towea.
DL ditangkap polisi, hanya berselang dua jam usai melakukan penganiayaan. DL sempat berupaya melarikan diri usai menikam seorang perwira polisi tersebut. Kapolres Muna Barat, AKBP Mulkaifin mengatakan, diduga DL dalam kondisi mabuk minuman keras (Miras) saat melakukan penganiayaan terhadap Kapolsek Towea.
Baca juga: Penuh Haru, Jenazah Putra Kepala Suku dan 7 Pekerja PT PTT Korban Pembantaian KKB Dipulangkan
"Sebelum terjadi peristiwa penganiayaan, pelaku menggelar pesta miras di tengah jalan bersama teman-temannya pada Sabtu (5/3/2022) sekitar pukul 22.45 WIT. Diduga tersinggung saat mendengar suara klakson mobil korban, pelaku akhirnya mengamuk dan memukul kaca mobil korban." tuturnya.
Baca juga: Saling Senggol, Pria di Palembang Tewas Terkapar Ditusuk di SPBU
Kasus penganiayaan dengan senjata tajam yang terjadi di Kelurahan Konawe, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara tersebut, dipicu oleh masalah sepele. DL merasa tersinggung dengan bunyi klakson mobil milik Kapolsek Towea.
DL ditangkap polisi, hanya berselang dua jam usai melakukan penganiayaan. DL sempat berupaya melarikan diri usai menikam seorang perwira polisi tersebut. Kapolres Muna Barat, AKBP Mulkaifin mengatakan, diduga DL dalam kondisi mabuk minuman keras (Miras) saat melakukan penganiayaan terhadap Kapolsek Towea.
Baca juga: Penuh Haru, Jenazah Putra Kepala Suku dan 7 Pekerja PT PTT Korban Pembantaian KKB Dipulangkan
"Sebelum terjadi peristiwa penganiayaan, pelaku menggelar pesta miras di tengah jalan bersama teman-temannya pada Sabtu (5/3/2022) sekitar pukul 22.45 WIT. Diduga tersinggung saat mendengar suara klakson mobil korban, pelaku akhirnya mengamuk dan memukul kaca mobil korban." tuturnya.
Lihat Juga :