Penertiban Perahu di Pantai Senggigi Ricuh, Emak-emak dan Nelayan Lawan Petugas Gabungan
Kamis, 24 Februari 2022 - 17:31 WIB
loading...
Penertiban perahu nelayan asal Kota Mataram, di Pantai Sengigi, Kabupaten Lombok Barat, berakhir ricuh. Foto/iNews TV/Muzakir
A
A
A
LOMBOK BARAT - Bentrokan terjadi di Pantai Segigi, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Kamis (24/2/2022). Emak-emak dan nelayan, melakukan perlawanan kepada petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri, saat dilakukan kegiatan penertiban perahu nelayan asal Kota Mataram.
Baca juga: Komplotan 7 Maling Mesin Motor Tempel di Dermaga Pelabuhan Wori Digulung Polisi
Para nelayan dan emak-emak tersebut, melawan dan menolak saat petugas gabungan hendak merelokasi ratusan perahu nelayan asal Kota Mataram, yang sedang parkir di kawasan wisata Pantai Senggigi.
Kericuhan bermula saat kelompok nelayan dari Kota Mataram, menolak untuk direlokasi di tempat yang sudah disiapkan. Emak-emak melakukan upaya penolakan relokasi dengan membawa kayu untuk menghalau blokade petugas gabungan.
Baca juga: Ditangkap di Jakarta karena Disersi, Polwan Cantik Briptu Christy Dikabarkan Sudah Bertugas Kembali
Nelayan lain yang melihat aksi protes emak-emak itu, terpancing hingga sempat terjadi baku hantam. Kericuhan dapat segera diredam, sehingga tidak meluas. Massa bisa dikendalikan, dan diajak untuk negosiasi.
Baca juga: Komplotan 7 Maling Mesin Motor Tempel di Dermaga Pelabuhan Wori Digulung Polisi
Para nelayan dan emak-emak tersebut, melawan dan menolak saat petugas gabungan hendak merelokasi ratusan perahu nelayan asal Kota Mataram, yang sedang parkir di kawasan wisata Pantai Senggigi.
Kericuhan bermula saat kelompok nelayan dari Kota Mataram, menolak untuk direlokasi di tempat yang sudah disiapkan. Emak-emak melakukan upaya penolakan relokasi dengan membawa kayu untuk menghalau blokade petugas gabungan.
Baca juga: Ditangkap di Jakarta karena Disersi, Polwan Cantik Briptu Christy Dikabarkan Sudah Bertugas Kembali
Nelayan lain yang melihat aksi protes emak-emak itu, terpancing hingga sempat terjadi baku hantam. Kericuhan dapat segera diredam, sehingga tidak meluas. Massa bisa dikendalikan, dan diajak untuk negosiasi.
Lihat Juga :