Polda Sumsel Ciduk Kurir Sabu 16 Kg, Diduga Dikendalikan dari Penjara
Rabu, 02 Februari 2022 - 15:33 WIB
loading...
Polda Sumsel amankan kurir sabu 16 kilogram yang diduga dikendalikan dari penjara.Foto/Dede f
A
A
A
PALEMBANG - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan menangkap dua kurir narkoba yakni Armia (48) dan Fadli (39). Keduanya membawa sabu 16 kilogram asal Aceh dalam pikap, Selasa (1/2/2022) malam di ruas jalan Palembang-Jambi.
Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Hariono mengatakan, penangkapan dua kurir tersebut di Jalan Palembang-Jambi KM 59, Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel.
Baca juga: Diduga Pengedar Sabu, 2 Pemuda Desa Terancam 12 Tahun Penjara
"Untuk mengelabui petugas, pelaku sengaja memodifikasi mobil pickup hitam bernomor polisi BG 9833 NQ dengan memasang pengungkit otomatis yang dikendalikan menggunakan tombol khusus, sehingga bak di belakang bisa naik turun," ujar Heri Istu, Rabu (2/2/2022).
Diungkapkan Heri Istu, bagian belakang mobil tersebut sengaja diisi penuh dengan tanaman sawit untuk mengelabui petugas. Namun, saat tombol pengungkit ditekan dan bagian bak terangkat, dapat ditemui sebuah kotak kayu yang berada persis di bawah mobil dengan ditutupi terpal biru.
"Kotak kayu itu untuk mengangkut 16 kg sabu dari Aceh dengan tujuan kota Palembang. Setelah kita telusuri, modus seperti ini baru pertama kali terjadi. Maka dari itu kita harus lebih hati-hati," jelasnya.
Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Hariono mengatakan, penangkapan dua kurir tersebut di Jalan Palembang-Jambi KM 59, Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel.
Baca juga: Diduga Pengedar Sabu, 2 Pemuda Desa Terancam 12 Tahun Penjara
"Untuk mengelabui petugas, pelaku sengaja memodifikasi mobil pickup hitam bernomor polisi BG 9833 NQ dengan memasang pengungkit otomatis yang dikendalikan menggunakan tombol khusus, sehingga bak di belakang bisa naik turun," ujar Heri Istu, Rabu (2/2/2022).
Diungkapkan Heri Istu, bagian belakang mobil tersebut sengaja diisi penuh dengan tanaman sawit untuk mengelabui petugas. Namun, saat tombol pengungkit ditekan dan bagian bak terangkat, dapat ditemui sebuah kotak kayu yang berada persis di bawah mobil dengan ditutupi terpal biru.
"Kotak kayu itu untuk mengangkut 16 kg sabu dari Aceh dengan tujuan kota Palembang. Setelah kita telusuri, modus seperti ini baru pertama kali terjadi. Maka dari itu kita harus lebih hati-hati," jelasnya.
Lihat Juga :