Kisah Tragis Kesetiaan Lembu Sora, Rela Jadi Alas Duduk Istri Raden Wijaya tapi Dicap Sebagai Pemberontak

Minggu, 23 Januari 2022 - 05:35 WIB
loading...
Kisah Tragis Kesetiaan Lembu Sora, Rela Jadi Alas Duduk Istri Raden Wijaya tapi Dicap Sebagai Pemberontak
Lembu Sora merupakan abdi dalem sekaligus pendamping yang setia kepada Raden Wijaya, namun nasibnya berakhir tragis dicap sebagai pemberontak. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
Kesetiaan Lembu Sora kepada Raden Wijaya, tak dapat dipungkiri lagi. Dia menjadi abdi dalem sekaligus pendamping yang setia kepada pendiri Kerajaan Majapahit itu. Lembu Sora memiliki kedekatan yang istimewa dengan sangk raja.

Baca juga: Letusan Dahsyat Gunung Kelud, Menandai Lahirnya Raja Termasyhur Majapahit Hayam Wuruk

Kedekatannya dengan Raja Majapahit, membuat Lembu Sora lolos dari beberapa rangkaian hukuman yang seharusnya diterimanya. Salah satunya saat dia menikam Kebo Anabrang hingga tewas. Padahal, saat itu Kebo Anabrang tengah melawan biang keladi pemberontakan Ranggalawe. Kala itu, Lembu Sora tak berdaya melihat keponakannya diringkus Kebo Anabrang.



Dalam buku "Sandyakala di Timur Jawa 1042-1527 M Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit" karya Prasetya Ramadhan, kala itu Raden Wijaya tak pernah ambil pusing dengan tindakan Lembu Sora.

Baca juga: Kisah Syekh Yusuf Al-Makassari, Pendakwah Besar yang Membuat Kompeni Belanda Tergetar

Padahal kalau menurut undang-undang Kutara Manawa Dharmsastra, yang dijadikan pegangan dalam pemerintahan Majapahit, Lembu Sora seharusnya dihukum mati berdasarkan pasal astadusta.

Lembu Sora menjadi pembicaraan di Istana Majapahit, sikap Raden Wijaya dituding tak adil. Namun lambat laun, pembicaraan itu mulai meredup. Bahkan pasca dinamika itu hubungan antara Raden Wijaya dengan Lembu Sora kian baik.

Pada teks Panji Wijayakrama menunjukkan, betapa hubungan kedua orang itu tak dapat dipisahkan. Terutama sejak pertempuran mereka melawan serbuan penguasa Gelang-gelang, Jayakatwang ke Singasari. Pada berbagai kesempatan, Lembu Sora selalu memberikan nasihat bijak kepada Raden Wijaya.

Serangan balik malam hari terhadap tentara Gelang-gelang yang menduduki Singasari, juga atas saran Lembu. Pada serangan itu, Raden Wijaya menewaskan banyak musuh dan menemukan kembali putri Tribhuwana yang sebelumnya tertahan pasukan musuh.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1426 seconds (10.101#12.26)